Search for collections on Undip Repository

ARAHAN LOKASI PRIORITAS RUMAH SUSUN BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KABUPATEN KLATEN

Nababan, Glory J M (2026) ARAHAN LOKASI PRIORITAS RUMAH SUSUN BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KABUPATEN KLATEN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of FULL BAB.pdf] Text
FULL BAB.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf - Published Version

Download (401kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (723kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (685kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Published Version

Download (9MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (179kB)
[thumbnail of REFERENSI.pdf] Text
REFERENSI.pdf - Published Version

Download (156kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk, urbanisasi, dan tingginya backlog perumahan di Kabupaten Klaten menyebabkan kebutuhan terhadap hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus meningkat. Di sisi lain, keterbatasan lahan pada kawasan perkotaan menuntut penyediaan perumahan yang lebih efisien melalui pengembangan hunian vertikal berupa rumah susun. Hingga saat ini, Kabupaten Klaten belum memiliki arahan spasial yang dapat digunakan sebagai dasar penentuan lokasi pengembangan rumah susun bagi MBR. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menyusun arahan lokasi pengembangan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan hunian MBR menggunakan pendekatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), analisis Satuan Kemampuan Lahan (SKL), analisis potensial lahan permukiman menggunakan metode weighted overlay, analisis ketersediaan lahan menggunakan constraint analysis (analisis eliminasi), delineasi kawasan perkotaan berdasarkan Global Human Settlement Layer (GHSL) dan Potensi Desa (PODES) BPS, serta penentuan prioritas lokasi berdasarkan backlog MBR, aksesibilitas, harga lahan, dan kelengkapan sarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa backlog MBR pada kawasan perkotaan Kabupaten Klaten mencapai 6.296 unit, sehingga diperkirakan membutuhkan 65 tower rumah susun dengan asumsi satu tower terdiri atas 97 unit hunian. Hasil analisis spasial menghasilkan 41 lokasi potensial yang memenuhi persyaratan kemampuan lahan, kesesuaian lahan, ketersediaan lahan, kesesuaian terhadap rencana tata ruang, serta berada di kawasan perkotaan. Berdasarkan analisis prioritas, lokasi tersebut dikelompokkan menjadi 10 lokasi Prioritas I, 21 lokasi Prioritas II, dan 11 lokasi Prioritas III. Lokasi Prioritas I umumnya berada pada kawasan dengan kebutuhan hunian MBR tinggi, aksesibilitas yang baik, harga lahan yang relatif lebih rendah, serta didukung oleh sarana perkotaan yang memadai.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Arahan Lokasi, Kabupaten Klaten, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),Prioritas, Rumah Susun
Subjects: Engineering > Urban and Regional Planning
Divisions: School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning
Depositing User: Oktavia Perpus Vokasi
Date Deposited: 07 Sep 2026 07:16
Last Modified: 07 Sep 2026 07:16
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60531

Actions (login required)

View Item View Item