Dewi, Kinanthi Ashri (2026) Pengaruh Waktu Aplikasi dan Konsentrasi NaCl Secara Foliar Terhadap Pertumbuhan, Kandungan Metabolit dan Kadar Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin Benth). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-1-14.pdf - Published Version Download (537kB) |
|
|
Text
BAB 1_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-15-18.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text
BAB 2_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-19-22.pdf - Published Version Download (250kB) |
|
|
Text
BAB 3_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-23-29.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (382kB) |
|
|
Text
BAB 4_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-30-51.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (506kB) |
|
|
Text
BAB 5_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-52.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (194kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-60-131.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
RIWAYAT HIDUP_Skripsi_KinanthiAshriDewi-AGT22-132.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (237kB) |
Abstract
Nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman aromatik penting yang dibudidayakan untuk menghasilkan minyak atsiri yang banyak dimanfaatkan dalam industri parfum, kosmetik, farmasi, dan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi natrium klorida (NaCl) secara foliar pada berbagai konsentrasi dan waktu aplikasi terhadap pertumbuhan, kandungan minyak atsiri, serta respons fisiologis tanaman nilam. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3 × 4 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah waktu aplikasi NaCl yang terdiri atas 12 minggu sebelum panen (P1), 8 minggu sebelum panen (P2), dan 4 minggu sebelum panen (P3). Faktor kedua adalah konsentrasi NaCl yang terdiri atas 0 mM (N0), 50 mM (N1), 100 mM (N2), dan 150 mM (N3). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar daun, bobot kering daun, kandungan minyak atsiri, kandungan prolin, kandungan fenolik, dan lebar bukaan stomata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aplikasi NaCl berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan kandungan minyak atsiri, sedangkan konsentrasi NaCl hanya berpengaruh nyata terhadap kandungan minyak atsiri (P < 0,05). Interaksi yang nyata antara waktu aplikasi dan konsentrasi NaCl ditemukan pada variabel tinggi tanaman dan jumlah daun. Namun, waktu aplikasi maupun konsentrasi NaCl tidak berpengaruh nyata terhadap luas daun, bobot segar daun, bobot kering daun, kandungan prolin, kandungan fenol, maupun lebar bukaan stomata. Kombinasi aplikasi NaCl pada 8 minggu sebelum panen dengan konsentrasi 50 mM merupakan perlakuan yang paling efektif dalam meningkatkan akumulasi minyak atsiri pada tanaman nilam melalui induksi cekaman salinitas ringan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology |
| Depositing User: | S1 Agroekoteknologi Undip |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 03:44 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 03:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
