Ginting, Natalia and Sunarto, Sunarto (2026) PEMAKNAAN KHALAYAK TERHADAP RESISTENSI ATAS OBJEKTIFIKASI SEKSUAL PEREMPUAN DALAM SERIAL TAXI DRIVER (2021) KASUS UDATA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (642kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Bab 1.pdf - Submitted Version Download (633kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Bab 2.pdf - Submitted Version Download (260kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (714kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Bab 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (461kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Bab 5.pdf - Submitted Version Download (253kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Bab 6.pdf - Submitted Version Download (252kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (329kB) |
|
|
Text
Natalia Ginting_14040122140139_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Serial Taxi Driver (2021) menampilkan permasalahan objektifikasi seksual
perempuan melalui kasus Udata yang memproduksi dan menyebarkan video seksual
tanpa persetujuan korban. Selain merepresentasikan praktik objektifikasi, serial ini
juga menampilkan berbagai bentuk resistensi yang dilakukan oleh korban, Tim Taxi
Driver, dan jaksa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan
khalayak terhadap resistensi atas objektifikasi seksual perusahaan dalam serial Taxi
Driver (2021) Kasus Udata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode analisis resepsi Stuart Hall. Namun, sebelum itu, penelitian akan
menggunakan analisis semiotika John Fiske terhadap 14 adegan terpilih untuk
mengidentifikasi preferred reading mengenai resistensi atas objektifikasi seksual
perempuan. Selanjutnya, data pemaknaan khalayak diperoleh melalui wawancara
mendalam terhadap enam informan berusia 19-29 tahun dengan latar belakang
gender, pendidikan, dan pengalaman yang berbeda. Pemaknaan informan
dikategorikan ke dalam tiga posisi pembacaan, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan secara aktif menghasilkan
pemaknaan yang beragam terhadap resistensi yang ditampilkan dalam serial.
Resistensi korban dimaknai berada dalam posisi dominan karena menunjukkan
keberanian korban dalam melawan objektifikasi seksual, meskipun dalam kondisi
rentan. Resistensi Tim Taxi Driver cenderung dimaknai berada dalam posisi dominan
karena penghancuran Udata dilakukan langsung oleh tim ini. Sementara itu,
resistensi Jaksa Kang Hana dimaknai pada posisi negosiasi karena dinilai lambat dan
kurang bisa membaca situasi sehingga beberapa kali mengalami kegagalan. Tak
hanya itu, para informan memaknai penyelesaian kasus Udata sebagai hasil resistensi
kolektif, meskipun tiga informan memandang bahwa Kim Do Gi tetap menjadi aktor
utama yang melakukan upaya resistensi secara dominan. Keterlibatan peran
perempuan, baik Ahn Go Eun dan Kang Hana semakin menegaskan bahwa tokoh
perempuan juga berperan penting dalam upaya penyelesaian kasus. Temuan ini
menegaskan bahwa khalayak secara aktif menerima, mempertimbangkan, dan
menegosiasikan makna resistensi yang ditawarkan oleh serial.
Kata kunci: Resepsi Khalayak, Taxi Driver, Resistensi atas Objektifikasi Seksual
186 Ilmu Komunikasi 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 06:48 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 06:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60168 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
