Muharram, Afifah Rizqi (2026) BENTUK DAN MAKNA KEKERASAN SEKSUAL VERBAL DALAM PESAN TEKS MEDIA SOSIAL X KASUS MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA: KAJIAN SEMANTIK. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SI2539 AFIFAH RIZQI MUHARRAM 13010122120004 OK_1.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
SI2539 AFIFAH RIZQI MUHARRAM 13010122120004 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2539 AFIFAH RIZQI MUHARRAM 13010122120004 OK_3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2539 AFIFAH RIZQI MUHARRAM 13010122120004 OK_4.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2539 AFIFAH RIZQI MUHARRAM 13010122120004 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (15MB) |
Abstract
Muharram, Afifah Rizqi. (2026). “Bentuk dan Makna Kekerasan Seksual Verbal
dalam Pesan Teks Media Sosial X Kasus Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas
Indonesia : Kajian Semantik”. Skripsi (S-1). Fakultas Ilmu Budaya, Universitas
Diponegoro Semarang. Dosen Pembimbing: Dr. Drs. M Suryadi, M.Hum.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kekerasan seksual verbal yang dapat
diwujudkan melalui penggunaan bahasa bermuatan seksual untuk merendahkan,
melecehkan, atau mengobjektifikasi seseorang. Perkembangan komunikasi digital
turut memperluas ruang terjadinya kekerasan seksual verbal, termasuk melalui
pesan teks media sosial X yang memungkinkan munculnya berbagai tuturan
bermuatan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk
serta mengidentifikasi makna kekerasan seksual verbal dalam pesan teks media
sosial X pada kasus mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode simak melalui teknik
Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), yang dilanjutkan dengan teknik dokumentasi
dan catat, sedangkan analisis data menggunakan metode padan referensial. Data
penelitian berupa tangkapan layar percakapan pesan teks yang dipublikasikan
melalui media sosial X akun @sampahfhui dengan menggunakan teori semantik
Abdul Chaer dan teori kekerasan seksual berdasarkan Undang-Undang Nomor 12
Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Hasil penelitian
menunjukkan lima bentuk kekerasan seksual verbal, yaitu komentar seksual
terhadap tubuh, candaan atau lelucon bernuansa seksual, panggilan atau julukan
bernada seksual, pertanyaan bernuansa seksual, dan objektifikasi seksual, dengan
objektifikasi seksual sebagai bentuk yang paling dominan. Selain itu ditemukan
lima jenis makna, yaitu makna denotatif, konotatif, kontekstual, sosial, dan
gramatikal, dengan makna kontekstual dan sosial sebagai jenis makna yang paling
dominan. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa kekerasan seksual verbal
dalam komunikasi digital tidak hanya terbentuk melalui arti dasar tuturan, tetapi
juga melalui konteks, lingkungan sosial, serta penggunaan bahasa yang menjadikan
tubuh dan seksualitas seseorang sebagai objek pembicaraan.
Kata kunci: Semantik, Kekerasan Seksual Verbal, Makna, Pesan Teks, Media
Sosial X.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Semantik, Kekerasan Seksual Verbal, Makna, Pesan Teks, Media Sosial X. |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:56 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60051 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
