Amilia, Riska (2026) Evaluasi Pengukuran Detectability Index (d’) Pada Citra Yang Direkonstruksi Dengan Filtered-Back Projection Dan Iterative Recontsruction. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Cover.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
4. Halaman Pengesahan.pdf Download (619kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
10. Abstrak Indonesia.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
11. Abstract English.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
12. BAB I.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (255kB) |
Abstract
Perhitungan detectability index (d’) dengan menggunakan model observer
(MO) menjadi terobosan dalam pelaksanaan optimisasi pada pesawat CT scan.
Akan tetapi, eksplorasi perhitungan d’ pada metode rekonstruksi citra sebagai
bagian krusial dalam pembentukan citra CT scan belum pernah dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perhitungan d’ pada citra CT scan
yang direkonstruksi dengan menggunakan filtered-back projection (FBP) dan
iterative reconstruction (IR). Penelitian ini dilakukan dengan citra retrospektif
fantom ACR 464 yang direkonstruksi dengan FBP dan adaptive stastistical IR
(ASIR) dengan level 50%. Perhitungan d’ dilakukan dengan aplikasi IndoQCT
v26d dengan menghitung TTF dan NPS dari tiap citra terlebih dahulu. Setelah
diperoleh profil 2D dari TTF dan NPS, citra sintesis kemudian dibuat dan dihitung
dengan model observer non-pre-whitening filter (NPW). Perhitungan MO NPW
dilakukan dengan cut-off 3, 4, dan 5 yang mewakili optimisme pembacaan 98 –
100% oleh pengamat manusia. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa citra
sintesis dari citra rekonstruksi IR memiliki noise yang terkompresi dengan nilai
resolusi spasial yang lebih baik. Perhitungan d’ pada kedua citra sintesis pun
menunjukkan bahwa metode rekosntruksi citra FBP dan IR memiliki tren kurva CD yang mirip, meskipun kurva C-D dari citra IR sedikit lebih bergeser ke bawah.
Pergeseran yang sedikit ini konsisten pada ketiga nilai cut-off yang
mengindikasikan bahwa metode rekosstruksi citra IR menghasilkan detektabilitas
kontras citra sedikit lebih baik dibandingkan metode rekonstruksi FBP. Hal ini
menjadikan metode rekonstruksi IR lebih optimal pada evaluasi detektabilitas
indeks citra ACR 464 CT performance dengan model observer NPW cut off 3 – 5.
Kata kunci: Optimisasi, filtered back projection, iterative reconstruction
(NO KETERSEDIAAN :159/FM/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:51 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59996 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
