Search for collections on Undip Repository

SPATIAL NEGOTIATION OF PRIVILEGE AND THE COMMONS

NATA WIJAYA, ZULFIKAR (2026) SPATIAL NEGOTIATION OF PRIVILEGE AND THE COMMONS. Undergraduate thesis, Undip.

[thumbnail of Zulfikar Nata Wijaya_COVER.pdf] Text
Zulfikar Nata Wijaya_COVER.pdf - Submitted Version

Download (176kB)
[thumbnail of Zulfikar Nata Wijaya_PENGESAHAN.pdf] Text
Zulfikar Nata Wijaya_PENGESAHAN.pdf - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of Zulfikar Nata Wijaya_ABSTRAK.pdf] Text
Zulfikar Nata Wijaya_ABSTRAK.pdf - Submitted Version

Download (173kB)
[thumbnail of Zulfikar Nata Wijaya_BAB I.pdf] Text
Zulfikar Nata Wijaya_BAB I.pdf - Submitted Version

Download (327kB)
[thumbnail of Zulfikar Nata Wijaya_BAB II.pdf] Text
Zulfikar Nata Wijaya_BAB II.pdf - Submitted Version

Download (511kB)
[thumbnail of Zulfikar Nata Wijaya_BAB III.pdf] Text
Zulfikar Nata Wijaya_BAB III.pdf - Submitted Version

Download (515kB)
[thumbnail of Zulfikar Nata Wijaya_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
Zulfikar Nata Wijaya_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (178kB)

Abstract

Peta pariwisata Bali mencerminkan dikotomi spasial yang tajam antara wilayah Selatan (overtourism) dan Bali Utara yang tertinggal (undertourism), khususnya Kabupaten Buleleng.
Ketimpangan ini diperparah oleh dominasi Abstract Space (Henri Lefebvre) yang didikte oleh akumulasi kapital kelompok berdaya (the privileged), yang secara sistematis meminggirkan Social Space masyarakat umum (the commons). Rencana pembangunan North Bali International Airport (NBIA) di Kubutambahan sebagai Proyek Strategis Nasional dalam RPJMN 2025–2029 berpotensi mereplikasi model enklave eksklusif dari Selatan ke Utara apabila tidak disertai strategi perancangan yang peka terhadap konteks sosio-ekonomi lokal. Proyek Tugas Akhir ini merespons persoalan tersebut melalui perancangan fasilitas beach club hibrida di kawasan pesisir Desa Tejakula, Kabupaten Buleleng, yang berfungsi sebagai mediator spasial antara kelompok berdaya dan masyarakat umum. Pendekatan perancangan menggunakan kerangka analisis Triad of Space (Lefebvre) untuk mendiagnosis konflik spasial pada tapak, kemudian disintesis menggunakan konsep Threshold Space (Stavros Stavrides) sebagai instrumen desain yang mendekonstruksi batas-batas eksklusivitas menjadi zona transisi yang permeabel. Strategi utama meliputi hibridasi program ruang antara fasilitas rekreasi premium dengan
area produksi garam palungan aktif sebagai productive landscape, porositas sirkulasi yang menjamin akses publik dan koridor ritual adat Melasti, serta tektonika vernakular berbasis material lokal Bali Utara. Hasil perancangan menunjukkan bahwa arsitektur dapat berperan sebagai infrastruktur sosial yang menegosiasikan kepentingan ekonomi global dengan keberlanjutan penghidupan komunitas lokal, sekaligus menawarkan model pembangunan
pariwisata yang lebih berkeadilan bagi masa depan Bali Utara pascapembangunan NBIA. Kata Kunci: negosiasi spasial, ruang ambang, abstract space, enklave, the privileged, the commons, beach club hibrida, garam palungan, Bali Utara, Tejakula

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Architecture Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Depositing User: Magister Arsitektur
Date Deposited: 24 Aug 2026 06:59
Last Modified: 24 Aug 2026 06:59
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59863

Actions (login required)

View Item View Item