HAPSARI, CHANDRIKA FAZA and Santoso, Budi and Rahmanda, Bagus (2026) PERLINDUNGAN HAK CIPTA KONTEN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK TUJUAN KOMERSIAL PADA PLATFORM DIGITAL : STUDI PERBANDINGAN INDONESIA DAN JEPANG. _221 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
CHANDRIKA FAZA HAPSARI_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
CHANDRIKA FAZA HAPSARI_ABSTRAK.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
CHANDRIKA FAZA HAPSARI_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (281kB) |
|
|
Text
CHANDRIKA FAZA HAPSARI_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (374kB) |
|
|
Text
CHANDRIKA FAZA HAPSARI_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (429kB) |
|
|
Text
CHANDRIKA FAZA HAPSARI_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (152kB) |
|
|
Text
CHANDRIKA FAZA HAPSARI_DAFPUS.pdf Download (191kB) |
Abstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan konten digital untuk tujuan komersial menimbulkan berbagai persoalan hukum, khususnya terkait pengaturan hak cipta, perlindungan hukum, dan akibat hukum atas pelanggaran hak cipta. Di Indonesia, pengaturan hak cipta terhadap pemanfaatan AI masih mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UU HC) yang belum mengatur secara khusus mengenai konten berbasis AI, sedangkan Jepang telah mengembangkan pengaturan yang lebih spesifik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengaturan hukum hak cipta serta bentuk perlindungan dan akibat hukum atas pelanggaran hak cipta terhadap konten berbasis Artificial Intelligence untuk tujuan komersial pada platform digital antara Indonesia dan Jepang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan hukum yang dianalisis secara deskriptif analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan Jepang sama-sama tidak mengakui AI sebagai pencipta serta tetap menempatkan manusia sebagai subjek utama hak cipta. Namun, Jepang telah memiliki pengaturan yang lebih komprehensif melalui Article 30-4 Copyright Act, General Understanding on AI and Copyright in Japan Tahun 2024, dan AI Promotion Act 2025 yang memberikan kepastian hukum mengenai penggunaan karya sebagai data pelatihan AI, perlindungan terhadap output AI, serta penilaian pelanggaran hak cipta. Sebaliknya, Indonesia masih bertumpu pada UU HC, sehingga kepastian hukum terhadap perlindungan dan pemanfaatan konten berbasis AI untuk tujuan komersial masih memerlukan pengaturan yang lebih khusus.
Kata Kunci : Hak Cipta, Artificial Intelligence, Platform Digital, Perlindungan Hukum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak Cipta, Artificial Intelligence, Platform Digital, Perlindungan Hukum. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 06:19 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 06:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
