RUZAQILA, KAYLA ALIF and Yuwono, Teguh (2026) TRANSFORMASI DIGITAL DALAM INOVASI PELAYANAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN DARI SENTRAL DINAS KE DESA MELALUI KIOS ADMINDUK KABUPATEN JEPARA. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (871kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (486kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (461kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (314kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (175kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (188kB) |
|
|
Text
Lampiran .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Transformasi digital dalam pelayanan publik di Indonesia menghadapi tantangan
kompleks yang tidak semata-mata bersifat teknis, melainkan juga politis dan
sosial. Penelitian ini mengkaji proses politik transformasi digital Kios Adminduk
di Kabupaten Jepara, sebuah program inovasi pelayanan administrasi
kependudukan yang mendelegasikan kewenangan pelayanan dokumen dari Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ke tingkat desa. Terdapat dua
rumusan masalah yang dijawab dalam penelitian ini: pertama, bagaimana proses
politik transformasi digital Kios Adminduk berdampak terhadap efisiensi
pelayanan administrasi kependudukan di tingkat desa di Kabupaten Jepara; kedua,
apa saja tantangan teknis, administratif, dan sosial yang dihadapi layanan Kios
Adminduk di desa-desa dan solusinya dari sudut pandang proses politik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi
kasus tunggal terbenam (embedded single-case study) sebagaimana dikategorikan
oleh Yin (2018). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan
informan yang mencakup operator desa, kepala desa, aparatur kecamatan, tokoh
masyarakat, dan masyarakat pengguna di beberapa desa di Kabupaten Jepara.
Analisis dilakukan menggunakan tiga kerangka teoritis secara integratif, yakni
Technology Enactment (Fountain, 2001), Collaborative Governance (Ansell &
Gash, 2008), dan Politik Inovasi Digital (Mergel, 2016).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Kios Adminduk dalam
meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi kependudukan merupakan
outcome dari proses politik yang berhasil dikelola, bukan semata-mata hasil
adopsi teknologi. Dampak efisiensi yang dihasilkan mencakup percepatan waktu
penyelesaian dokumen dari berhari-hari menjadi satu hingga tiga hari kerja,
simplifikasi prosedur menjadi satu pintu di tingkat desa, dan peningkatan
aksesibilitas layanan secara inklusif. Tantangan yang dihadapi bersifat tridimensional mencakup tantangan teknis berupa keterbatasan infrastruktur
jaringan, tantangan administratif berupa kompleksitas koordinasi regulasi antar
level pemerintahan, dan tantangan sosial berupa disparitas literasi digital dan
sosialisasi yang belum merata. Penelitian ini juga menghasilkan dua kontribusi
teoritis: pertama, memodifikasi proposisi Mergel (2016) bahwa dalam konteks
masyarakat desa Indonesia legitimasi output dan throughput lebih determinan
daripada legitimasi input; kedua, memperluas argumen Fountain (2001) bahwa
integritas aktor lebih menentukan keberhasilan technology enactment daripada
kapasitas teknis semata.
Kata Kunci: Transformasi Digital, Kios Adminduk, Pelayanan Administrasi
Kependudukan, Proses Politik, Technology Enactment, Collaborative
Governance, Politik Inovasi Digital
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Political Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:18 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59586 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
