RININTA RATNA PALUPI, IHZA (2026) JAVANESE HEALING HUB: RUANG OLAH RASA DAN KARSA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR JAWA DI KOPENG. Undergraduate thesis, Undip.
|
Text
Ihza Rininta Ratna Palupi_Cover.pdf - Submitted Version Download (148kB) |
|
|
Text
Ihza Rininta Ratna Palupi_Halaman Pengesahan.pdf - Submitted Version Download (121kB) |
|
|
Text
Ihza Rininta Ratna Palupi_Abstrak.pdf - Submitted Version Download (102kB) |
|
|
Text
Ihza Rininta Ratna Palupi_Bab 1.pdf - Submitted Version Download (696kB) |
|
|
Text
Ihza Rininta Ratna Palupi_Bab 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Ihza Rininta Ratna Palupi_Bab 3.pdf - Submitted Version Download (366kB) |
|
|
Text
Ihza Rininta Ratna Palupi_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (150kB) |
Abstract
Dinamika kehidupan urban di Kota Semarang memicu tingginya tingkat stres akibat gaya hidup hustle culture, kelelahan mental (burnout), serta kesesakan spasial (spatial overcrowding). Kondisi ini diperparah oleh fenomena Urban Heat Island yang menurunkan kenyamanan termal dan stabilitas emosi masyarakat. Meskipun kesadaran mandiri untuk mencari ruang pelarian (escapism) meningkat sejalan dengan tren wellness tourism, fasilitas kesehatan mental yang tersedia saat ini cenderung bersifat medikalis sehingga menciptakan stigma. Kawasan dataran tinggi seperti Kopeng memiliki potensi ekologis dan mikroklimat ideal sebagai destinasi terapeutik. Namun, pengembangan wisatanya masih didominasi oleh objek rekreasional buatan yang memicu kebisingan dan dinilai kontraproduktif terhadap esensi penyembuhan. Merespons isu tersebut, perancangan “Javanese Healing Hub” di Kopeng digagas sebagai fasilitas wellness holistik non-klinis yang bersifat preventif dan restoratif. Perancangan ini mengintegrasikan pendekatan psikoterapi, potensi alam, dan kearifan lokal untuk mencapai keseimbangan jiwa dan raga. Pendekatan desain menggunakan Arsitektur Neo-Vernakular Jawa yang mentransformasikan elemen-elemen arsitektur tradisional Jawa ke dalam fasilitas penyembuhan modern. Konsep spasial perancangan ini bertumpu pada dua poros filosofis utama. Pertama, Olah Rasa yang
difokuskan pada pemulihan batin melalui stimulasi sensoris berbasis rempah dan herbal. Kedua, Olah Karsa sebagai penyempurna dari proses pemulihan melalui ekspresi diri dan
interaksi sosial untuk memulihkan semangat hidup. Melalui penerapan tata ruang holistik berbasis kearifan lokal, perancangan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman
restoratif yang mendalam bagi masyarakat urban sekaligus melestarikan nilai budaya Jawa dan ekologi tapak yang berkelanjutan. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Wellness Tourism, Olah Rasa, Olah Karsa, Arsitektur Neo- Vernakular Jawa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 07:09 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 07:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58885 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
