Search for collections on Undip Repository

PRAKTIK COHABITATION PADA KALANGAN MAHASISWA KOTA SEMARANG (Studi Kasus: Mahasiswa di Kecamatan Tembalang)

RAHARJA, ARIF SETYA (2026) PRAKTIK COHABITATION PADA KALANGAN MAHASISWA KOTA SEMARANG (Studi Kasus: Mahasiswa di Kecamatan Tembalang). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_1.pdf] Text
SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_2.pdf] Text
SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_3.pdf] Text
SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_3.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_4.pdf] Text
SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK.pdf] Text
SA635 ARIF SETYA RAHARJA 13040221140151 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Fenomena praktik cohabitation atau tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan
semakin banyak dijumpai di kalangan mahasiswa, khususnya di kawasan
pendidikan Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Praktik ini mencerminkan
perubahan orientasi nilai di kalangan generasi muda urban, yang cenderung
menempatkan kebebasan personal, kepraktisan hidup, dan rasionalitas individu
sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk (1)
mendeskripsikan bentuk, pola, dan dinamika praktik cohabitation yang dijalani
mahasiswa, serta (2) memahami praktik tersebut melalui perspektif teori tindakan
sosial Max Weber, terutama terkait rasionalitas, moralitas, dan legitimasi sosial.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data
diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi
terhadap mahasiswa yang menjalani cohabitation di kawasan Tembalang. Informan
dipilih melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan pengalaman
langsung mereka dalam praktik ini. Analisis data dilakukan menggunakan model
Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta
penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik
cohabitation membentuk pola kehidupan bersama yang fleksibel, mulai dari
pembagian peran domestik yang informal, negosiasi ruang pribadi, pengelolaan
konflik, hingga pencarian kenyamanan emosional. Praktik ini tidak hanya didorong
pertimbangan praktis, tetapi juga makna subjektif yang dilekatkan pelaku pada
hubungan mereka. Melalui perspektif Weber, tindakan mahasiswa dalam menjalani
cohabitation dapat dikategorikan ke dalam empat bentuk tindakan sosial: (1)
tindakan rasional instrumental (zweckrational) yang berorientasi pada efisiensi
biaya, waktu, dan kepraktisan; (2) tindakan rasional nilai (wertrational) yang
dilandasi komitmen, kejujuran, dan tanggung jawab personal; (3) tindakan afektif
yang ditopang oleh kedekatan emosional, kasih sayang, dan kebutuhan keintiman;
serta (4) tindakan tradisional yang muncul dari kebiasaan menginap dan norma
lingkungan kos yang permisif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cohabitation
bukan sekadar penyimpangan norma, melainkan bentuk tindakan sosial yang
rasional dan kontekstual. Mahasiswa menegosiasikan moralitas personal dan
legitimasi sosial di tengah tekanan nilai agama dan budaya yang dominan. Dengan
demikian, praktik cohabitation mencerminkan proses adaptasi budaya dan
perubahan orientasi moral generasi muda dalam menghadapi dinamika masyarakat
modern.
Kata Kunci: Cohabitation, Mahasiswa, Tindakan Sosial, Rasionalitas, Moralitas,
Etnografi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Cohabitation, Mahasiswa, Tindakan Sosial, Rasionalitas, Moralitas, Etnografi
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 07 Aug 2026 06:20
Last Modified: 07 Aug 2026 06:20
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58747

Actions (login required)

View Item View Item