Paulus, Jovinca Abellya (2026) PEMANFAATAN DAN PEMAKNAAN RUANG DALAM STUDI KASUS KOMUNITAS MARI MENGGAMBAR DI TAMAN ISMAIL MARZUKI KECAMATAN MENTENG KOTA JAKARTA PUSAT. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SA663 Jovinca Abellya Paulus 13040222140096 OK_1.pdf Download (56MB) |
|
|
Text
SA663 Jovinca Abellya Paulus 13040222140096 OK_2.pdf Download (56MB) |
|
|
Text
SA663 Jovinca Abellya Paulus 13040222140096 OK_3.pdf Download (56MB) |
|
|
Text
SA663 Jovinca Abellya Paulus 13040222140096 OK_4.pdf Download (56MB) |
|
|
Text
SA663 Jovinca Abellya Paulus 13040222140096 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (55MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah perkumpulan dan komunitas
dalam masyarakat perkotaan yang memanfaatkan ruang publik sebagai wadah aktivitas
bersama. Dalam kehidupan masyarakat yang beritme cepat, dan padatnya aktivitas,
masyarakat mencari ruang untuk berinteraksi, berekspresi, dan sejenak keluar dari
rutinitas sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan pentingnya ruang publik dalam
mengakomodasi kebutuhan masyarakat perkotaan. Salah satu komunitas yang
memanfaatkan ruang publik tersebut adalah Komunitas Mari Menggambar yang
beraktivitas di Taman Ismail Marzuki (TIM). Penelitian ini dilakukan di Taman Ismail
Marzuki, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, dengan menggunakan pendekatan
kualitatif fenomenologi. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling
berdasarkan keterlibatan mereka dalam komunitas. Analisis penelitian menggunakan
teori The Production of Space Henri Lefebvre untuk memahami sejauh mana Taman
Ismail Marzuki sebagai pusat kesenian dirancang, dihidupi, dan dimaknai oleh
komunitas Mari Menggambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas mampu
mengapropriasi berbagai ruang yang ada di TIM dengan memanfaatkan dan memaknai
ruang-ruang tersebut di luar fungsi formal yang telah dirancang. Kehadiran komunitas
menjadi elemen penting dalam menghidupkan ruang melalui berbagai aktivitas yang
dilakukan. Pengalaman anggota komunitas juga tidak hanya dibentuk oleh kemampuan
ruang fisik dalam mengakomodasi aktivitas mereka, tetapi juga oleh hubungan sosial
yang terjalin di dalamnya. Mayoritas informan memiliki motivasi untuk bergabung dan
berkunjung ke komunitas guna memperluas relasi sosial serta meningkatkan
keterampilan menggambar. Terlepas dari beragamnya jarak tempuh menuju TIM serta
berbagai hambatan yang dialami saat menggunakan ruang, kebersamaan dan kehadiran
orang-orang di dalamnya menjadi faktor yang melahirkan keterikatan terhadap ruang
tersebut. Dengan demikian, baik panitia maupun anggota komunitas memiliki perspektif
yang beragam terhadap Taman Ismail Marzuki sebagai latar ruang mereka beraktivitas.
Mulai dari ruang yang dikonsepsikan oleh para arsitek (conceived space), ruang yang
dialami dan digunakan dalam praktik sehari-hari (perceived space), hingga ruang yang
dimaknai melalui pengalaman dan keterikatan emosional mereka terhadap Taman Ismail
Marzuki (lived space).
Kata kunci: Komunitas Mari Menggambar, Produksi Ruang, Ruang Publik, Taman
Ismail Marzuki
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunitas Mari Menggambar, Produksi Ruang, Ruang Publik, Taman Ismail Marzuki |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 04:50 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 04:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58738 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
