Rahman, Amni Zarkasyi and Lituhayu, Dyah (2026) Evaluasi Kebijakan Jo Kawin Bocah Dalam Upaya Menurunkan Angka Perkawinan Anak di Jawa Tengah. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
SAMPUL.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (519kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (435kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (448kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (161kB) |
Abstract
Perkawinan anak masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang memerlukan
perhatian serius karena berdampak pada pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan
perlindungan hak anak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menginisiasi Program
Gerakan Jo Kawin Bocahsebagai upaya menurunkan angka perkawinan anak
melalui pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis evaluasi kebijakan Program Gerakan Jo Kawin Bocahdi
Provinsi Jawa Tengah dalam menurunkan angka perkawinan anak serta
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas
unsur pemerintah dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi
kebijakan program Gerakan Jo Kawin Bocah menilai mampu meningkatkan
kesadaran masyarakat mengenai risiko perkawinan anak dan berkontribusi terhadap
penurunan angka perkawinan usia dini. Namun demikian, program belum
sepenuhnya mampu mengatasi faktor pergaulan remaja, pengaruh media sosial, dan
lemahnya pengawasan keluarga. Faktor pendukung meliputi sumber daya manusia,
anggaran dan sarana prasarana, koordinasi antar pelaksana, ketersediaan data,
partisipasi masyarakat, dan sinergi antar lembaga. Adapun faktor penghambat
meliputi nilai sosial budaya yang masih mentoleransi perkawinan anak serta kondisi
sosial ekonomi dan pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal.
Kata Kunci: evaluasi kebijakan, perkawinan anak, Jo Kawin Bocah
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Public Administration |
| Depositing User: | Rusmanto MAP |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 02:38 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 02:38 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58617 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
