Maisaroh, Ekayani Desi (2026) PELAKSANAAN EVENT "SATU AKSI, SATU KREASI" SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISU LINGKUNGAN PADA RELAWAN KOMUNITAS PEDULY SEMARANG DI PANTAI MARINA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TUGAS AKHIR_EKAYANI DESI MAISAROH_INFORMASI DAN HUMAS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER (6).pdf - Published Version Download (818kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Published Version Download (796kB) |
|
|
Text
BAB II (6).pdf - Published Version Download (347kB) |
|
|
Text
BAB III (6).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV (7).pdf - Published Version Download (852kB) |
|
|
Text
BAB V (6).pdf - Published Version Download (121kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (12).pdf - Published Version Download (236kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (11).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Komunitas Peduly Semarang adalah komunitas relawan yang aktif sejak tahun 2023, berfokus pada kemanusiaan, pendidikan, dan lingkungan, dengan program rutin bersih-bersih pantai di Pantai Marina, Semarang, yang mayoritas relawannya berasal dari Generasi Z. Berdasarkan pra-survei terhadap 30 relawan, 18 responden menilai kegiatan bersih-bersih pantai belum meningkatkan pemahaman mereka tentang isu lingkungan secara memadai, dan 28 responden menyatakan kebutuhan akan edukasi lingkungan yang lebih mendalam. Hal ini diperkuat wawancara dengan pihak Peduly Semarang yang menyebutkan bahwa kegiatan relawan selama ini hanya berupa aksi bersih-bersih tanpa sesi edukasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, dirancang dan dilaksanakan event "Satu Aksi, Satu Kreasi" di Pantai Marina untuk meningkatkan pemahaman isu lingkungan pada relawan, dengan mercancang tiga komponen sesi edukasi lingkungan, aksi bersih-bersih pantai, dan workshop daur ulang plastik menjadi gantungan kunci. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026, melibatkan 22 relawan Generasi Z, dengan pemahaman diukur melalui pre-test dan post-test berbasis 14 pernyataan skala Likert dan tujuh indikator pemahaman menurut revisi Taksonomi Bloom oleh Anderson & Krathwohl. Target KPI yang ditetapkan adalah minimal 70% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman; hasilnya, seluruh 22 peserta (100%) mengalami peningkatan skor, dengan rata-rata skor meningkat dari 36,3 menjadi 61,3 dari skor maksimal 70, sehingga melampaui target KPI. Sebagai bentuk keberlanjutan, penulis menyusun modul "Berkarya dari Plastik" sebagai panduan workshop untuk enam bulan ke depan, serta memfasilitasi kerja sama baru antara Peduly Semarang dan Bank Sampah Resik Becik.
Kata Kunci: Event Management, Pemahaman Isu Lingkungan, Komunitas Relawan, Generasi Z, Daur Ulang Plastik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Event Management, Pemahaman Isu Lingkungan, Komunitas Relawan, Generasi Z, Daur Ulang Plastik. |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Public Relations |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 05:13 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 05:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58276 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
