Ramadhani, Adelia Safira (2026) ARAHAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN LAHAN PERTANIAN BERDASARKAN FAKTOR PENGARUH KONVERSI LAHAN PERTANIAN DI KABUPATEN KUDUS. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Cover (25).pdf - Published Version Download (646kB) |
|
|
Text
Bab 1 (6).pdf - Published Version Download (780kB) |
|
|
Text
Bab 2 (7).pdf - Published Version Download (369kB) |
|
|
Text
Bab 3 (7).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Bab 4 (6).pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
Bab 5 (10).pdf - Published Version Download (83kB) |
|
|
Text
Full text-139-142.pdf - Published Version Download (147kB) |
|
|
Text
Lampiran (27).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kabupaten Kudus sebagai wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Jawa Tengah menghadapi tekanan konversi lahan pertanian yang semakin masif akibat pertumbuhan penduduk dan ekspansi industri, yang mengancam ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan penataan ruang berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap konversi lahan pertanian dengan membandingkan pendekatan Ordinary Least Square (OLS) sebagai model global dan Geographically Weighted Regression (GWR) sebagai model lokal, serta mengidentifikasi variabel paling dominan. Metode penelitian meliputi analisis spasial perubahan penggunaan lahan periode 2015–2025, analisis kesesuaian dengan RTRW Kabupaten Kudus 2022–2042, serta analisis statistik menggunakan OLS dan GWR dengan variabel dependen persentase lahan pertanian dan enam variabel independen, yaitu laju pertumbuhan penduduk, kepadatan penduduk, jarak ke pusat kota, jumlah industri, indeks pertanaman, dan rasio harga lahan pertanian. Hasil penelitian menunjukkan uji efek spasial (Moran's I dan Breusch-Pagan) tidak signifikan, mengindikasikan tidak terdapat dependensi maupun heterogenitas spasial. Perbandingan OLS dan GWR berdasarkan AICc, R-squared, dan uji F menunjukkan OLS lebih baik dengan AICc 559,633 lebih rendah dari GWR 646,353, serta F hitung 1,1976 < F tabel 9,12 yang berarti peningkatan GWR tidak signifikan secara statistik. Faktor-faktor berpengaruh signifikan dalam model OLS adalah jarak ke pusat kota (negatif), jumlah industri (negatif), indeks pertanaman (positif), dan rasio harga lahan pertanian (positif), dengan rasio harga lahan sebagai faktor paling dominan. Penelitian ini menghasilkan arahan pengendalian pemanfaatan lahan pertanian yang dirumuskan berdasarkan faktor-faktor yang terbukti berpengaruh signifikan. Arahan tersebut mencakup pengendalian harga lahan melalui penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan insentif fiskal, pembatasan ekspansi industri dan permukiman, peningkatan produktivitas pertanian melalui intensifikasi dan diversifikasi tanaman, serta penegakan RTRW dan mekanisme PKKPR yang lebih ketat. Rekomendasi kebijakan mencakup pengendalian harga lahan melalui penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan insentif fiskal, pembatasan ekspansi industri dan permukiman, peningkatan produktivitas pertanian melalui intensifikasi dan diversifikasi tanaman, serta penegakan RTRW yang lebih ketat.
Kata Kunci: Konversi Lahan Pertanian, Ordinary Least Square, Geographically Weighted Regression, Kabupaten Kudus, Perencanaan Tata Ruang
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 04:08 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 04:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
