Ridho, Lugas Katon (2026) EVALUASI KEKUATAN TARIK DAN BENDING MATERIAL PROPELLER KAPAL NELAYAN BERBAHAN ALUMINIUM DAN PADUAN ALUMINIUM-KUNINGAN HASIL PENGECORAN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TUGAS AKHIR_LUGAS KATON RIDHO_40040422650034.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (544kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (213kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (437kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (199kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (173kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Propeller kapal nelayan umumnya dibuat dari aluminium cor, namun material ini memiliki keterbatasan kekuatan mekanik pada kondisi beban dinamis di lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kekuatan tarik dan keuletan lentur material propeller kapal nelayan berbahan aluminium murni dan paduan aluminium 90%-kuningan 10% hasil pengecoran, serta menentukan kesesuaian kekuatan tarik terhadap tegangan kerja minimum. Metode penelitian meliputi perhitungan teoritis tegangan kerja minimum propeller berdasarkan gaya dorong (thrust) dan momen lentur, dilanjutkan pengujian eksperimental berupa uji tarik mengacu standar ASTM E8/E8M dan uji bending mengacu standar ASTM E290. Hasil perhitungan diperoleh tegangan kerja minimum sebesar 19,10 MPa. Hasil uji tarik menunjukkan nilai kekuatan tarik maksimum rata-rata sebesar 49,96 MPa untuk komposisi Aluminium 90%-Kuningan 10% dan 40,56 MPa untuk Aluminium 100%, dengan safety factor berturut-turut sebesar 2,61 dan 2,12, sehingga kedua komposisi memenuhi syarat tegangan kerja minimum dari aspek kekuatan tarik. Hasil uji bending, yang dievaluasi secara kualitatif sesuai ASTM E290 berdasarkan sudut lentur dan kondisi retak, menunjukkan bahwa seluruh spesimen pada kedua komposisi mengalami retak pada sudut lentur yang sangat kecil (1°–4°), dengan komposisi Aluminium 90%-Kuningan 10% menunjukkan keuletan lentur rata-rata yang relatif lebih baik (3°) dibandingkan Aluminium 100% (1,33°). Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun kedua komposisi material memenuhi syarat kekuatan tarik, keduanya menunjukkan keterbatasan keuletan terhadap pembebanan lentur, sehingga kesesuaiannya sebagai material propeller kapal nelayan perlu ditinjau lebih lanjut, khususnya terkait keuletan lentur pada kondisi operasional yang sesungguhnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | propeller kapal nelayan, aluminium-kuningan, sand casting, uji tarik, uji bending |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Ship Building |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 07:18 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 07:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
