Search for collections on Undip Repository

GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU “WALAU BERANTAKAN” DAN “NAFAS BUATAN” KARYA PRINCE HUSEIN: KAJIAN STILISTIKA

Putri, Dhanisa Julia (2026) GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU “WALAU BERANTAKAN” DAN “NAFAS BUATAN” KARYA PRINCE HUSEIN: KAJIAN STILISTIKA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_1.pdf] Text
SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_2.pdf] Text
SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_3.pdf] Text
SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_4.pdf] Text
SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK_4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK.pdf] Text
SI2503 DHANISA JULIA PUTRI 13010122120024 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur lirik lagu “Walau Berantakan”
dan “Nafas Buatan” karya Prince Husein berdasarkan teori strata norma Roman
Ingarden serta penggunaan bahasa dalam kedua lirik lagu tersebut melalui kajian
stilistika. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan data berupa kata,
frasa, larik, dan bait dalam kedua lirik lagu. Data dikumpulkan melalui teknik baca
dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teori strata norma Roman Ingarden
serta teori stilistika Leech dan Short dengan mengacu pada aspek stilistika menurut
Rachmat Djoko Pradopo, yaitu gaya kata, gaya kalimat, dan gaya wacana. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kedua lirik lagu memiliki struktur yang padu pada
lapis bunyi, lapis arti, lapis objek, lapis dunia, dan lapis metafisis yang membangun
gambaran perjalanan batin tokoh dari keterpurukan menuju harapan. Gaya kata
didominasi diksi konotatif dengan kosakata sederhana dan komunikatif. Gaya
kalimat ditandai oleh kalimat yang padat, penghilangan unsur subjek, serta
penggunaan personifikasi, paradoks, repetisi, anafora, epistrofa, paralelisme, dan
citraan penglihatan serta gerak. Gaya wacana dibangun melalui keterpaduan makna
antarbait yang menunjukkan perkembangan dari keterpurukan, pergulatan batin,
hingga munculnya harapan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Prince Husein
cenderung menggunakan bahasa yang sederhana, tetapi sarat makna emosional
dalam menggambarkan perjalanan psikologis tokoh.
Kata kunci: stilistika, lirik lagu, strata norma, Prince Husein, gaya bahasa

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: stilistika, lirik lagu, strata norma, Prince Husein, gaya bahasa.
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 24 Jul 2026 07:58
Last Modified: 24 Jul 2026 07:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57694

Actions (login required)

View Item View Item