Search for collections on Undip Repository

REVITALISASI GEDUNG BIRAO SCS KOTA TEGAL MELALUI PENDEKATAN ADAPTIVE RE-USE

RIZQI SYURA AZIZIYYAH, ANNISA (2026) REVITALISASI GEDUNG BIRAO SCS KOTA TEGAL MELALUI PENDEKATAN ADAPTIVE RE-USE. Undergraduate thesis, Undip.

[thumbnail of Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Cover.pdf] Text
Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Cover.pdf - Submitted Version

Download (174kB)
[thumbnail of Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Halaman Pengesahan.pdf] Text
Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Halaman Pengesahan.pdf - Submitted Version

Download (245kB)
[thumbnail of Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Abstrak.pdf] Text
Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (253kB)
[thumbnail of Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Bab 1.pdf] Text
Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Bab 1.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Bab 2.pdf] Text
Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Bab 2.pdf - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Bab 3.pdf] Text
Annisa Rizqi Syura Aziziyyah_Bab 3.pdf - Submitted Version

Download (3MB)

Abstract

Revitalisasi arsitektur kolonial Hindia Belanda menjadi salah satu isu yang memiliki urgensi besar dalam pengembangan kota-kota di Indonesia sebelum mengalami degradasi fisik, penurunan fungsi, serta kehilangan relevansi terhadap kehidupan masa kini. Pendekatan adaptive re-use dipandang sebagai langkah strategis yang mampu menggabungkan nilai sejarah dengan aktivitas kontemporer. Akan tetapi, implementasi adaptive re-use di kota
menengah seperti Tegal masih sangat terbatas dan jarang menjadi objek penelitian akademik. Penelitian ini bermaksud untuk mengaplikasikan penerapan adaptive re-use terhadap salah
satu arsitektur kolonial di Kota Tegal, Jawa Tengah, Indonesia yaitu Gedung Birao SCS sebagai langkah awal revitalisasi bangunan peninggalan kolonial. Metode penelitian yang
digunakan antara lain ialah metode kualitatif deskriptif melalui kajian literatur, observasi lapangan, analisis kawasan, serta studi komparasi terhadap pendekatan adaptive re-use terkait. Studi preseden yang diambil yaitu Spiegel Bar & Resto Semarang, Museum Lawang Sewu Semarang, dan Museum Kereta Api Ambarawa Semarang menunjukkan bahwa pendekatan adaptive re-use mampu mengembangkan kualitas ruang kawasan bersejarah dilihat dari aspek sosial, budaya, dan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi arsitetur kolonial melalui pendekatan adaptive re-use khususnya pada Gedung
Birao SCS, merupakan salah satu strategi efektif agar warisan arsitektur kolonial terjaga serta dapat meningkatkan vitalitas kawasan bersejarah masa kini di Kota Tegal.
Kata kunci: adaptive re-use, arsitektur kolonial, Gedung Birao SCS, Kota Tegal, revitalisasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Architecture Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Depositing User: Magister Arsitektur
Date Deposited: 24 Jul 2026 07:24
Last Modified: 24 Jul 2026 07:24
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57673

Actions (login required)

View Item View Item