Sholikha, Aulia Wilda (2026) HIKAYAT JARAN KANTI ASMARANDANA (SUNTINGAN TEKS DAN ANALISIS INTERTEKSTUAL). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SI2495 AULIA WILDA 13010122130085 OK_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2495 AULIA WILDA 13010122130085 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2495 AULIA WILDA 13010122130085 OK_3.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2495 AULIA WILDA 13010122130085 OK_4.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2495 AULIA WILDA 13010122130085 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Naskah Hikayat Jaran Kanti Asmarandana berkode 101A NBR 12 yang tersimpan
di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan salah satu varian teks
Panji berbahasa Melayu yang belum mendapat perhatian mendalam dalam bentuk
suntingan teks dan analisis intertekstual. Naskah ini menyimpan persoalan tekstual
berupa ketidaksesuaian judul dalam katalog digital dengan judul yang terbaca
langsung pada naskah, serta indikasi adanya hubungan intertekstual dengan naskah
Hikayat Jaran Kinanti Asmarandana berkode BR 158. Penelitian ini bertujuan
menghasilkan suntingan teks naskah 101A NBR 12 yang sahih serta menganalisis
hubungan intertekstualnya dengan naskah BR 158. Landasan teori yang digunakan
meliputi teori filologi, teori struktural, dan teori intertekstual Teeuw (2015) yang
menegaskan bahwa setiap teks sastra selalu berhubungan dengan teks-teks lain
yang mendahuluinya. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif
deskriptif dengan mengikuti tahapan kerja filologi menurut Djamaris. Hasil
penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Secara filologis, penyuntingan berhasil
mengidentifikasi dan memperbaiki berbagai kesalahan salin melalui aparat kritik.
Secara struktural, kedua naskah memperlihatkan paralelisme naratif yang konsisten
dalam 46 episode, dengan perbedaan pada kepadatan narasi, yaitu naskah BR 158
bersifat rinci dan panjang, sedangkan naskah 101A NBR 12 lebih ringkas dan padat.
Secara intertekstual, perbandingan struktural dan analisis lectio difficilior secara
bersama-sama menegaskan bahwa naskah BR 158 berperan sebagai hipogram dan
naskah 101A NBR 12 merupakan teks transformasinya, dengan penyalin naskah
101A NBR 12 yang secara sadar memangkas ornamen deskriptif sambil
mempertahankan inti konvensi sastra Panji, mencerminkan resepsi kreatif dalam
tradisi pernaskahan Melayu klasik.
Kata kunci: filologi, suntingan teks, intertekstual, Hikayat Jaran Kanti
Asmarandana, cerita Panji
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ilologi, suntingan teks, intertekstual, Hikayat Jaran Kanti Asmarandana, cerita Panji |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 04:25 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 04:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57641 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
