Fatimahma, Tahta Riat (2026) TOPONIMI DI WILAYAH KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PURBALINGGA (Kajian Antropolinguistik). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SI2510 Tahta Riat 13010122130069 ok_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2510 Tahta Riat 13010122130069 ok_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2510 Tahta Riat 13010122130069 ok_3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2510 Tahta Riat 13010122130069 ok_4.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2510 Tahta Riat 13010122130069 ok.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Fatimahma, Tahta Riat. 2026. “Toponimi di Wilayah Kecamatan Rembang
Kabupaten Purbalingga (Kajian Antropolinguistik)”. Skripsi (S1) Ilmu
Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya Undip Semarang. Dosen
Pembimbing Dr. Drs. Suyanto, M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk satuan lingual toponimi,
aspek toponimi, dan makna kultural yang terkandung dalam sejarah penamaan
tempat di wilayah Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian
ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah nama-nama wilayah di
Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan teori
antropolinguistik, relativisme bahasa, toponimi, satuan lingual, dan makna kultural.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
observasi dengan teknik wawancara, rekam, catat, dan klasifikasi. Data kemudian
dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL)
untuk mengkaji struktur internal kebahasaan dan metode padan referensial dan
metode padan pragmatis dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) untuk mengkaji
struktur eksternal kebahasaan. Analisis data disajikan secara informal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bentuk satuan lingual pada nama-nama di wilayah
Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga terdiri atas bentuk kata dan frasa.
Satuan lingual berupa kata dibagi lagi menjadi kata monomorfemis dan kata
polimorfemis. Aspek toponimi pada nama-nama di wilayah Kecamatan Rembang
Kabupaten Purbalingga terdiri atas aspek perwujudan, aspek kemasyarakatan, dan
aspek kebudayaan. Aspek perwujudan diklasifikasikan lagi menjadi aspek
perwujudan berlatar perairan, berlatar rupa bumi, dan berlatar lingkungan alam.
Aspek kemasyarakat berkaitan dengan tokoh, interaksi sosial masyarakat, serta
tempat interaksi. Sementara aspek kebudayaan berkaitan dengan sistem
kepercayaan, cerita rakyat, dan mitologis. Makna kultural yang termuat dalam
toponimi di wilayah Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga mengandung
nilai-nilai, falsafah hidup, harapan, aturan, kepercayaan, dan pola pikir yang
berkaitan erat dengan budaya masyarakat Jawa.
Kata kunci: Toponimi; aspek toponimi, bentuk satuan lingual: makna kultural;
Rembang
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Toponimi; aspek toponimi, bentuk satuan lingual: makna kultural; Rembang |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 07:49 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 07:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57553 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
