Search for collections on Undip Repository

NILAI-NILAI DALAM DIKSI DOA TRADISI RITUAL UPACARA MONDOSIYO DI KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR (Kajian Antropolinguistik)

Ramadhani, Nisa Arum (2026) NILAI-NILAI DALAM DIKSI DOA TRADISI RITUAL UPACARA MONDOSIYO DI KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR (Kajian Antropolinguistik). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_1.pdf] Text
SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_2.pdf] Text
SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_3.pdf] Text
SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_3.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_4.pdf] Text
SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK.pdf] Text
SI2509 Nisa Arum 13010122140137 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tradisi Ritual Upacara Mondosiyo merupakan salah satu warisan budaya
masyarakat Dusun Pancot, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar
yang masih dilestarikan hingga saat ini. Dalam pelaksanaannya, doa menjadi unsur
penting yang mengandung berbagai pilihan diksi dengan makna budaya dan
religius. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai kultural yang
terkandung dalam diksi doa pada Tradisi Ritual Upacara Mondosiyo dan (2)
mendeskripsikan hubungan nilai vertikal dan horizontal yang direpresentasikan
melalui diksi doa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif
dengan pendekatan antropolinguistik. Data penelitian berupa tuturan doa yang
diucapkan dalam pelaksanaan Upacara Mondosiyo. Data diperoleh melalui
observasi dengan teknik wawancara terhadap sesepuh adat, tokoh masyarakat, dan
perangkat desa, serta didukung oleh dokumentasi berupa rekaman dan foto.
Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang
meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, sedangkan hasil
analisis disajikan secara informal melalui uraian deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa diksi dalam doa Upacara Mondosiyo mengandung berbagai
nilai kultural yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Jawa, antara lain
nilai religius, pelestarian budaya, rasa syukur, penghormatan kepada leluhur,
kebersamaan, gotong royong, keseimbangan hidup, dan keharmonisan dengan
alam. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui penggunaan diksi seperti memayu
hayuning bawana, guyub rukun, rahayu, wilujeng, dan gemah ripah loh jinawi.
Selain itu, ditemukan dua representasi utama religiusitas, yaitu nilai vertikal dan
nilai horizontal. Nilai vertikal tampak melalui ungkapan pujian, doa, rasa syukur,
dan permohonan kepada Allah Swt. sebagai wujud hubungan manusia dengan
Tuhan. Sementara itu, nilai horizontal diwujudkan melalui harapan akan
keselamatan bersama, kerukunan masyarakat, kelestarian tradisi, serta
keharmonisan hubungan manusia dengan sesama dan lingkungan. Temuan
penelitian ini menunjukkan bahwa diksi doa dalam Tradisi Ritual Upacara
Mondosiyo tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi spiritual, tetapi juga
sebagai media pewarisan nilai budaya dan identitas masyarakat Jawa yang
diwariskan secara turun-temurun.
Kata kunci: antropolinguistik; doa; nilai kultural; nilai vertikal dan horizontal;
Upacara Mondosiyo.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: antropolinguistik; doa; nilai kultural; nilai vertikal dan horizontal; Upacara Mondosiyo.
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 23 Jul 2026 07:26
Last Modified: 23 Jul 2026 07:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57540

Actions (login required)

View Item View Item