SAPUTRA, Aji Ramadhan (2026) Analisis Neutronik Small Pb-Bi Cooled No-Onsite Refueling Nuclear Reactor (SPINNOR) Berbahan Bakar Torium Nitrida dan Uranium Nitrida Menggunakan Simulasi Monte Carlo. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Archive (FULL TEXT)
bebasperpustakaan_ajiramadhansaputra_nim_24040121140099.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (41kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (576kB) |
|
|
Text
6. KATA PENGANTAR.pdf Download (73kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
12. ABSTRAK.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
13. ABSTRCK.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
14. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (138kB) |
Abstract
Reaktor model SPINNOR, singkatan dari Small Pb-Bi Cooled No-Onsite
Refuelling Nuclear Reactor, merupakan salah satu bentuk inovasi dalam kategori
Small Modular Reactor (SMR) yang dirancang aman, efisien, serta ramah
lingkungan dengan memanfaatkan torium sebagai opsi bahan bakar alternatif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter neutronik pada reaktor
cepat SPINNOR. Bahan bakar yang dipakai adalah torium nitrida (ThN) dan
uranium nitrida (UN), dengan variasi fraksi bahan bakar sebesar 55%, dan 60%.
Simulasi dilakukan dengan metode Monte Carlo menggunakan kode Monte Carlo
N-Particle (MCNP). Desain optimal dari kode yang dibuat harus memenuhi
syarat-syarat yang sudah dikaji pada referensi untuk geometri dan material yang
ditentukan. Perolehan data keluaran simulasi perlu ditinjau lagi jika belum
memenuhi ketentuan dan syarat desain optimal pada reaktor. Dari hasil simulasi,
diketahui bahwa fraksi bahan bakar 55% pada daya 225 MWth merupakan desain
yang lebih efisien pada parameter burnup level dan fluks neutronnya tercatat
paling signifikan. Sementara itu, fraksi 60% justru punya masa kritis paling
panjang, mencapai lebih dari 10 tahun, dengan nilai rerata excess reactivity sekitar
14,35%. Perlu dicatat juga bahwa reaktor SPINNOR dengan bahan bakar ThN
dan UN pada daya 225 MWth ini ternyata masuk dalam kategori converter
sekaligus burner reactor (bukan breeder reactor), karena nilai conversion ratio
(CR) awalnya hanya 0,37. Kajian untuk reaktor model ini sudah mendekati nilai
hasil penetian terdahulu dengan variasi fraksi bahan bakar dan material bahan
bakar. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan rujukan serta memberikan
sumbangan pemikiran bagi pengembangan teknologi reaktor nuklir berbahan
bakar torium di Indonesia.
Kata Kunci : Torium, Monte Carlo, neutronik, reaktor modular kecil
(NO. KETERSEDIAAN : 2233/D/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 10:38 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 10:38 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57430 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
