KINANTYA, KHANSA and Santoso, Budi and Njatrijani, Rinitami (2026) PRINSIP FAIR USE PADA TRAINING DATA AI: STUDI KOMPARATIF INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT. _101 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Khansa Kinantya-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (542kB) |
|
|
Text
Khansa Kinantya-abstrak.pdf Download (161kB) |
|
|
Text
Khansa Kinantya-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (348kB) |
|
|
Text
Khansa Kinantya-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (422kB) |
|
|
Text
Khansa Kinantya-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (441kB) |
|
|
Text
Khansa Kinantya-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (287kB) |
|
|
Text
Khansa Kinantya-dapus.pdf Download (331kB) |
Abstract
Penggunaan karya yang dilindungi hak cipta (ciptaan) sebagai training data dalam proses pelatihan sebuah AI menimbulkan konflik antara pemilik karya (pencipta) dengan perusahaan yang mengembangkan AI. Konflik ini timbul dari tendensi dari para pelaku pengembang AI yang memanfaatkan prinsip fair use agar tidak
dianggap melakukan pelanggaran hak cipta karena menggunakan ciptaan tanpa izin sebagai training data untuk melatih AI. Pada sisi lain, pemilik karya atau pencipta menilai bahwa penggunaan karya tersebut tetap melanggar hak moral dan hak ekonomi mereka. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip fair use dalam hak cipta terhadap training data AI dan
mengetahui perbandingan prinsip fair use dalam hak cipta terhadap training data AI antara U.S. Copyright Act of 1976 dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal dengan pendekatan perbandingan negara dan pendekatan perundang-undangan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan prinsip fair use pada penggunaan ciptaan tanpa izin sebagai training data AI dapat diterapkan selama tidak merugikan hak ekonomi dan hak moral pencipta serta mematuhi batasan-batasan yang ada.
Regulasi Amerika Serikat dalam menerapkan prinsip ini dengan melihat pada 4 (empat) faktor yang kontekstual sehingga hakim memiliki keleluasaan dalam menginterpretasikan faktor-faktor tersebut. Kemudian regulasi di Indonesia bersifat definitif sesuai dengan penormaan pasal, yang mana diatur dalam UU HC dan
Permenkumham 15/2014 yang terbatas pada ciptaan berupa buku dan/atau karya tulis lainnya.
Kata Kunci: Artificial Intelligence, Training Data, Hak Cipta, Prinsip Fair Use.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Artificial Intelligence, Training Data, Hak Cipta, Prinsip Fair Use |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 06:41 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 06:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57227 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
