SYAIFA, NADELA DEMIRA and Suteki, Suteki and Wijaningsih, Dyah (2021) USIA PERKAWINAN DAN PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF SOCIO – LEGAL (Studi Pelaku Perkawinan Dibawah Umur di Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang). _002 Humas 2021. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (517kB) |
|
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_ABSTRAK.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (267kB) |
|
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (231kB) |
|
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (622kB) |
|
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (86kB) |
|
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_DAFPUS.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
NADELA DEMIRA SYAIFA_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (450kB) |
Abstract
Perkawinan adalah proses menyatukan antara laki – laki dan perempuan bersatu dalam suatu janji atau akad untuk membentuk keluarga baru yang harmonis serta sakinah mawadah warohmah. Akan tetapi dalam masyarakat terdapat perkawinan di bawah umur. Perkawinan di bawah umur dimana dalam prakteknya adanya penghilangan hak-hak untuk hak anak dan hak perempuan serta adanya perbedaan usia perkawinan saat itu menyebabkan hilangnya hak dan kesetaraan gender.
Permasalahan dalam penelitian ini ialah adalah bagaimana pengaturan, implikasi pengaturan usia perkawinan, dan strategi penanggulangan dari perkawinan di bawah umur terhadap perlindungan hak perempuan ditinjau dari peraturan hukum perkawinan di Indonesia dalam perspektif social – legal.
Social – Legal Research menjadi metode pendekatan di penelitian ini, dengan menggunakan data sekunder dan data primer dengan spesifikasi deskriptif analitis. Usia Perkawinan ini sudah diatur di peraturan perundang – undangan dan telah dijelaskan secara rinci mengenai batasan umur. Implikasi Usia perkawinan pada perlindungan hak perempuan berkaitan dengan lingkungan masyarakat, dimana khususnya pada masyarakat Sendangmulyo sudah sadar mengenai batas usia perkawinan dengan berkurangnya angka perkawinan dibawah umur. Kendala yang dihadapi dalam penanggulangan untuk melindungi hak perempuan dari perkawinan dibawah umur yakni kurangnya kebijakan mengenai edukasi tentang perlindungan hak perempuan di kantor urusan agama serta terbatasnya sumber daya manusia di kantor urusan agama kecamatan Tembalang. Strategi baik masyarakat dan pemerintah turut andil dalam mencegah perkawinan dibawah umur melalui seperti sosialisasi atau penyuluhan,menanamkan dari diri pentingnya pendidikan, serta pengawasan secara ketat oleh lembaga hukum selaku pemberi izin dispensasi nikah.
Kata Kunci : Usia Perkawinan, Perlindungan hak perempuan, Perspektif Sosio – Legal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Usia Perkawinan, Perlindungan hak perempuan, PerspektifSosio – Legal. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | fahimah FH |
| Date Deposited: | 06 Apr 2022 07:00 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 08:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/5707 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
