Search for collections on Undip Repository

PRAKTIK DAN KONTEKS SOSIAL PERILAKU BINGE-WATCHING: STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO

Piliang, Lusiana Eka Rahmawati Putri (2026) PRAKTIK DAN KONTEKS SOSIAL PERILAKU BINGE-WATCHING: STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_1.pdf] Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_2.pdf] Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_3.pdf] Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_4.pdf] Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK.pdf] Text
SA641 BENAYA M.S 13040219140113 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan platform streaming digital telah mendorong munculnya praktik
binge-watching di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari konsumsi media
sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik binge-watching
tidak hanya sebagai aktivitas hiburan saja, namun juga sebagai praktik budaya
yang berkaitan dengan konteks sosial dan pembentukan makna dalam kehidupan
mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain
explanatory, yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif secara
bertahap. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner Google Form
kepada mahasiswa Universitas Diponegoro untuk menggambarkan pola umum
perilaku binge-watching. Selanjutnya, data kualitatif dikumpulkan melalui
wawancara mendalam secara online guna menjelaskan pengalaman, motivasi, dan
konteks sosial yang melatarbelakangi praktik tersebut. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa binge-watching tidak hanya berfungsi sebagai hiburan saja,
namun juga sebagai cara untuk mengatur suasana hati, mengatasi tekanan
akademik, serta mengisi waktu luang. Mahasiswa juga menunjukkan keterikatan
emosional terhadap konten yang ditonton, sehingga mendorong perilaku
menonton secara berkelanjutan. Dalam perspektif teori konsumsi Jean
Baudrillard, praktik ini mencerminkan konsumsi simbolik yang berkaitan dengan
identitas dan makna sosial, sementara melalui Cultural Consumption Theory
(CCT), binge-watching dipahami sebagai praktik konsumsi yang terbentuk dalam
konteks budaya dan interaksi sosial. Dengan demikian, penelitian ini
menyimpulkan bahwa binge-watching merupakan praktik yang kompleks yang
tidak hanya berkaitan dengan hiburan, namun juga dengan identitas, emosi, dan
dinamika kehidupan sosial mahasiswa.
Kata kunci: Binge-watching, Mahasiswa, Cultural Consumption Theory,
Konsumsi Simbolik, Gaya Hidup

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Binge-watching, Mahasiswa, Cultural Consumption Theory, Konsumsi Simbolik, Gaya Hidup
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 20 Jul 2026 02:34
Last Modified: 20 Jul 2026 02:34
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57024

Actions (login required)

View Item View Item