Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Variasi Jarak Elektroda dan Waktu Radiasi Plasma Lucutan Korona Positif Terhadap Perkecambahan Benih Bawang Merah TSS

Hurun’aini, Hanna’ Nadiyah (2026) Pengaruh Variasi Jarak Elektroda dan Waktu Radiasi Plasma Lucutan Korona Positif Terhadap Perkecambahan Benih Bawang Merah TSS. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of FULL TEXT] Archive (FULL TEXT)
bebasperpustakaan_hannanadiyahhurunaini.zip
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of 4. Lembar Pengesahan.pdf] Text
4. Lembar Pengesahan.pdf

Download (402kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf

Download (164kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 12. Abstrak.pdf] Text
12. Abstrak.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of 13. Abstract.pdf] Text
13. Abstract.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of 14. BAB I.pdf] Text
14. BAB I.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of 19. Daftar Pustaka.pdf] Text
19. Daftar Pustaka.pdf

Download (206kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iradiasi Atmospheric
Pressure Non-Thermal Plasma (APNTP) lucutan korona positif terhadap
perkecambahan benih bawang merah True Shallot Seed (TSS) serta menentukan
jarak elektroda dan waktu iradiasi yang paling optimal. Penelitian dilakukan
menggunakan reaktor plasma lucutan korona positif dengan konfigurasi elektroda
titik–bidang pada variasi jarak 1,5-3,5 cm dan waktu iradiasi 5-25 menit. Tahapan
penelitian meliputi karakterisasi arus-tegangan (I-V), iradiasi benih, dan
pengamatan parameter viabilitas benih berupa daya kecambah dan rerata waktu
perkecambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iradiasi plasma mampu
meningkatkan viabilitas benih bawang merah TSS secara signifikan. Perlakuan
optimal diperoleh pada jarak elektroda 2 cm dengan waktu iradiasi 15-25 menit,
menghasilkan daya kecambah sebesar 96%, serta rerata waktu perkecambahan
selama 1,3 hari atau sekitar 32 jam. Dibandingkan kontrol, daya kecambah
meningkat sebesar 50% dan rerata waktu perkecambahan meningkat 312,5%.
Peningkatan viabilitas dipengaruhi oleh spesies reaktif plasma yang memodifikasi
permukaan benih dengan menghilangkan lapisan lilin yang ada sehingga
meningkatkan penyerapan air dan mempercepat proses perkecambahan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa plasma lucutan korona positif berpotensi digunakan
sebagai metode efektif untuk meningkatkan kualitas benih bawang merah TSS.
Kata Kunci : Plasma korona positif, plasma agrikultur, viabilitas benih

(NO. KETERSEDIAAN : 2195/D/2026)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 16 Jul 2026 10:42
Last Modified: 16 Jul 2026 10:42
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56930

Actions (login required)

View Item View Item