Search for collections on Undip Repository

IDENTITAS DAN EKSISTENSI ANAK PUNK DI KECAMATAN KALIWUNGU SELATAN (Studi Kasus Pada Kelompok Kaliwungu Street United)

PRIMADANI, DIVA ASTRI (2026) IDENTITAS DAN EKSISTENSI ANAK PUNK DI KECAMATAN KALIWUNGU SELATAN (Studi Kasus Pada Kelompok Kaliwungu Street United). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_1.pdf] Text
SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_2.pdf] Text
SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_3.pdf] Text
SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_3.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_4.pdf] Text
SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK.pdf] Text
SA655 Diva Astri Primadani_13040219140101_Skripsi OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Komunitas punk di Indonesia sering dipandang negatif oleh masyarakat
mainstream karena stereotip yang melekat pada penampilan ekstrim dan perilaku
yang dianggap menyimpang, padahal identitas punk memiliki dimensi sosial,
budaya, dan ideologis yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk
memahami identitas dan eksistensi anak punk dalam komunitas Kaliwungu Street
United di Kecamatan Kaliwungu Selatan melalui analisis mendalam terhadap gaya
hidup mereka yang dipengaruhi oleh habitus dan berbagai bentuk modal. Penelitian
menggunakan metode kualitatif yang memandang kehidupan sosial sebagai sesuatu
yang utuh, penuh makna, kompleks, dan dinamis dengan hubungan gejala yang
bersifat interaktif, dengan mengumpulkan data deskriptif melalui kata-kata tertulis
atau lisan dari informan yang diamati. Kerangka teori yang digunakan adalah teori
ranah (field) dan modal dari Pierre Bourdieu, yang membantu menganalisis
bagaimana komunitas punk memanfaatkan berbagai bentuk modal untuk
mempertahankan eksistensi mereka, serta teori tindakan sosial Max Weber yang
menjelaskan pilihan-pilihan tindakan sosial individu dalam konteks gaya hidup
mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas punk dalam komunitas ini
dibangun atas fondasi empat bentuk modal: (1) modal sosial berupa jaringan
solidaritas kuat antaranggota yang mendukung aspek ekonomi kolektif, kegiatan
seni, dan penggalangan dana komunitas; (2) modal ekonomi melalui usaha informal
dan kreatif seperti penjualan merchandise punk, seni tato, dan pekerjaan lepas yang
dikelola dengan kreativitas meski terbatas; (3) modal budaya dalam bentuk
pemahaman mendalam tentang filosofi punk, resistensi terhadap arus utama, dan
nilai kebebasan individu yang diekspresikan utamanya melalui musik punk sebagai
medium kohesi komunitas; serta (4) modal simbolik yang terwujud dalam atribut
visual seperti mohawk, jaket kulit, dan simbol-simbol anarki yang mencerminkan
ideologi dan menjadi pembeda dengan masyarakat umum. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa anak punk di Kaliwungu Selatan tidak semata mengadopsi
identitas punk sebagai bentuk pemberontakan norma sosial, melainkan
menjadikannya sebagai gaya hidup yang merepresentasikan solidaritas, kreativitas,
dan kebebasan berekspresi dengan mekanisme dual identity yang fleksibel
beradaptasi antara kehidupan sehari-hari dan eksistensi dalam komunitas sehingga
diperlukan upaya kolaboratif antara komunitas, pemerintah daerah, dan masyarakat
untuk mengakui potensi budaya mereka, mengintegrasikan seni punk dalam festival
budaya lokal, menyelenggarakan program pendidikan lintas budaya untuk
mengurangi stereotip negatif, serta menyediakan ruang kreatif yang mendukung
ekspresi seni komunitas punk sambil mempromosikan interaksi positif dengan
masyarakat luas.
Kata Kunci: identitas, eksistensi, gaya hidup, komunitas punk, Kaliwungu Street
United.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: identitas, eksistensi, gaya hidup, komunitas punk, Kaliwungu Street United.
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:37
Last Modified: 15 Jul 2026 04:37
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56737

Actions (login required)

View Item View Item