Asykariya, Ifroh Alfi (2026) KONSTRUKSI SOSIAL DAN REPRESENTASI NILAI BUDAYA DALAM PARIKAN TOPENG LENGGER WONOSOBO: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SI2486 Ifroh Alfi Asykariya_13010122140136 ok_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2486 Ifroh Alfi Asykariya_13010122140136 ok_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2486 Ifroh Alfi Asykariya_13010122140136 ok_3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2486 Ifroh Alfi Asykariya_13010122140136 ok_4.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2486 Ifroh Alfi Asykariya_13010122140136 ok.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai-nilai budaya melalui satuan
lingual dan konstruksi sosial dalam parikan Tari Topeng Lengger Alusan
Wonosobo melalui kajian antropolinguistik. Penelitian ini termasuk penelitian
dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi partisipatif dan wawancara dengan informan di Kabupaten Wonosobo
dengan menggunakan metode simak bebas libat cakap (SBLC) dan metode cakap
dengan teknik cakap semuka dan teknik pancing melalui wawancara mendalam
bersama narasumber. Analisis data menggunakan metode padan referensial, dan
metode agih. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu (PUP) dan
teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP) pada metode padan
referensial, serta teknik bagi unsur langsung (BUL) pada metode agih. Penyajian
hasil analisis, digunakan metode penyajian informal berupa pemaparan deskriptif
Landasan teori yang digunakan adalah teori antropolinguistik Alessandro Duranti
yang menekankan performansi, indeksikalitas, dan partisipasi, serta teori konstruksi
sosial Berger dan Luckmann. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa parikan
merepresentasikan empat nilai budaya, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan,
hubungan manusia dengan sosialnya, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan
hubungan manusia dengan alam. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui repetisi,
asonansi, dan afiksasi yang bersifat persuasif. Dari perspektif konstruksi sosial,
parikan menunjukkan identitas kolektif masyarakat Wonosobo sebagai komunitas
religius-sinkretis, membangun tatanan moral berbasis kejujuran dan pengabdian,
serta merepresentasikan relasi sosial yang menyeimbangkan hierarki, kesetaraan,
dan solidaritas.
Kata kunci: parikan, Topeng Lengger Alusan, antropolinguistik, konstruksi sosial,
nilai budaya
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | parikan, Topeng Lengger Alusan, antropolinguistik, konstruksi sosial, nilai budaya |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 05:17 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 05:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
