LEO, William Arthur (2026) Pemanfaatan Plasma Dielectric Barier Discharge Untuk Mereduksi Limbah Noₓ, Soₓ dan Coₓ Pada Cerobong Pembuangan Pembakaran Batubara. Masters thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Other (FULL TEXT)
bebas perpus (1).rar Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (92kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (326kB) |
|
|
Text
4. Halaman Pengesahan.pdf Download (524kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Download (549kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
11. Abstrak.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
12. abstract.pdf Download (62kB) |
|
|
Text
13. BAB I Latar Belakang.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
18. Daftar Putsaka.pdf Download (270kB) |
Abstract
Emisi gas buang hasil pembakaran batubara berupa NO
merupakan polutan utama yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguantifikasi efisiensi penyisihan polutan dan
menganalisa mekanisme reaksi kimia menggunakan reaktor Dielectric Barrier
Discharge (DBD) non-katalitik. Geometri reaktor menggunakan elektroda
aluminium foil dan mesh dengan penghalang dielektrik pyrex, dioperasikan pada
tegangan 0 sampai 15 kV. Karakteristik elektrik reaktor menunjukkan kepatuhan
terhadap hukum Townsend dengan korelasi kuadratik I-V sebesar 0,954 dan zona
awal plasma pada 4 kV. Hasil pengukuran menggunakan Exhaust Gas Analyzer
ECOM D pada laju alir 2 lpm menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan maksimum
dicapai pada tegangan 13,98 kV dengan reduksi CO sebesar 15,54%, SO
x
2
13,47%, NO sebesar 6,12%, dan CO
2
sebesar
sebesar 4,17%. Anomali kenaikan konsentrasi
NO
2
mencapai 110,53% yang mengindikasikan dominasi reaksi rekombinasi dalam
rezim plasma oksidatif. Diagnosis Optical Emission Spectroscopy (OES)
mengonfirmasi adanya transisi distribusi energi dari jalur eksitasi radiatif menuju
rute disosiasi non-radiatif yang destruktif pada tegangan tinggi, dibuktikan dengan
penurunan luas area populasi relatif CO
+
2
sebesar 13,65% dan spesies SO sebesar
20,1%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reaktor DBD efektif memicu
dekomposisi molekul polutan melalui mekanisme tumbukan elektron langsung,
dengan titik operasional optimal pada kombinasi tegangan 14 kV dan laju alir 2
lpm.
Kata Kunci: Plasma DBD, Reduksi Emisi, Batubara, ECOM D,
Spektroskopi OES.
(NO. KETERSEDIAAN : 261/S2FIS2/026)
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:12 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56509 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
