Search for collections on Undip Repository

REFLEKSI SOSIAL MASYARAKAT INDONESIA DALAM ENAM LIRIK LAGU ALBUM KALIAN MEMANG MENYEDIHKAN! OLEH GRUB BAND MILISI KECOA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

Masrukhin, Imam (2026) REFLEKSI SOSIAL MASYARAKAT INDONESIA DALAM ENAM LIRIK LAGU ALBUM KALIAN MEMANG MENYEDIHKAN! OLEH GRUB BAND MILISI KECOA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_1.pdf] Text
SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_2.pdf] Text
SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_3.pdf] Text
SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_4.pdf] Text
SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK_4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK.pdf] Text
SI2468 Masrukhin Imam 13010122140143 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan refleksi sosial masyarakat
Indonesia yang termuat dalam enam lirik lagu pada album Kalian Memang
Menyedihkan! karya grup band Milisi Kecoa, yaitu “Ganyang Nasionalisme”,
“Swastika Mewakili Dirimu?”, “Milisi Kecoa”, “Usir Para Jagoan”, “Bagai
Rayap”, dan “Ini Bukan Arab, Bung!”. Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif dengan kajian sosiologi sastra Alan Swingewood yang
memandang karya sastra sebagai cerminan realitas sosial masyarakat. Data
penelitian berupa kutipan lirik lagu yang mengandung fenomena sosial, sedangkan
teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat. Analisis data
dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk-bentuk refleksi sosial yang muncul
dalam lirik, kemudian menghubungkannya dengan kondisi sosial masyarakat
Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa album ini merefleksikan berbagai
persoalan sosial yang berkembang dalam masyarakat kontemporer, meliputi
nasionalisme simbolik dan pengabaian persoalan ekonomi, penyebaran ideologi
rasis dan krisis identitas, kehidupan komunitas alternatif dan semangat bertahan,
kekerasan simbolik serta maskulinitas berlebihan dalam subkultur musik, konflik
internal dan runtuhnya kepercayaan dalam komunitas, serta praktik pemaksaan nilai
keagamaan dalam ruang sosial yang plural. Secara keseluruhan, lirik-lirik lagu
dalam album ini berfungsi tidak hanya sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai
dokumen sosial yang merekam kritik, keresahan, dan dinamika masyarakat
Indonesia.
Kata Kunci: refleksi sosial, lirik lagu punk, subkultur musik, sosiologi sastra,
Milisi Kecoa

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: refleksi sosial, lirik lagu punk, subkultur musik, sosiologi sastra, Milisi Kecoa
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 10 Jul 2026 08:38
Last Modified: 10 Jul 2026 08:38
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56434

Actions (login required)

View Item View Item