MAULIDYA, KHANSA and Badriyah, Siti Malikhatun and Adhi, Yuli Prasetyo (2026) WANPRESTASI OLEH PENGEMBANG DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI RUMAH DENGAN SISTEM PRE-PROJECT SELLING (STUDI PUTUSAN KASASI MAHKAMAH AGUNG NOMOR 930 K/PDT.SUS-BPSK/2016). _101 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Khansa Maulidya-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
|
Text
Khansa Maulidya-abstrak.pdf Download (102kB) |
|
|
Text
Khansa Maulidya-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (292kB) |
|
|
Text
Khansa Maulidya-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
|
|
Text
Khansa Maulidya-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (374kB) |
|
|
Text
Khansa Maulidya-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (110kB) |
|
|
Text
Khansa Maulidya-dapus.pdf Download (162kB) |
Abstract
Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 930 K/Pdt.Sus-BPSK/2016 menunjukan adanya permasalahan serius dalam transaksi jual beli rumah dengan sistem pre-project selling. Meskipun sistem ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh hunian sebelum unit selesai dibangun, kenyataannya justru menjadi sumber sengketa akibat wanprestasi yang dilakukan oleh pengembang perumahan. Wanprestasi yang dilakukan oleh pengembang adalah keterlambatan penyerahan unit rumah yang melewati batas waktu yang diperjanjikan dan penyerahan rumah dalam kondisi tidak
sesuai spesifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk membahas akibat hukum wanprestasi pengembang dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) sistem pre-project selling serta membahas bentuk perlindungan hukum yang dapat diperoleh konsumen yang
dirugikan akibat wanprestasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, praktik pre-project selling di Indonesia kerap menimbulkan permasalahan hukum terutama terkait wanprestasi pengembang yang merugikan konsumen secara materiil. Kerugian tersebut dapat dituntut melalui gugatan wanprestasi berdasarkan KUHPerdata dan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pendekatan contractual liability yang selama ini digunakan pengadilan terbukti belum memberikan perlindungan yang optimal karena masih terikat pada batasan klausula perjanjian. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan penggabungan contractual liability dan product liability sebagai
konstruksi hukum yang lebih komprehensif, di mana pengembang dapat dimintai pertanggungjawaban tidak hanya berdasarkan isi perjanjian tetapi juga berdasarkan prinsip perlindungan konsumen secara menyeluruh.
Kata kunci: Wanprestasi, PPJB, Pre-project selling, Perlindungan Konsumen, contractual liability, product liability.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi, PPJB, Pre-project selling, Perlindungan Konsumen, contractual liability, product liability |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:13 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/56220 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
