Sabrina Tifa, Diantha (2026) EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI METODE HIRADC DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN RISIKO KEGIATAN LIFT ON LIFT OFF CONTAINER PADA DEPO KONTAINER PT XYZ SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TA FULL_Sabrina Tifa Diantha.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
bab 1.pdf - Published Version Download (170kB) |
|
|
Text
bab 2.pdf - Published Version Download (440kB) |
|
|
Text
bab 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (124kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4.pdf - Published Version Download (350kB) |
|
|
Text
bab 5.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
dafpus.pdf - Published Version Download (116kB) |
|
|
Text
lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (574kB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan lift on lift off container merupakan salah satu aktivitas utama di depo kontainer yang memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan penggunaan alat berat, perpindahan kontainer, serta interaksi antara operator, pekerja, dan peralatan. Potensi bahaya yang muncul dapat menyebabkan kecelakaan kerja, kerusakan aset, gangguan operasional, dan kerugian bagi perusahaan apabila tidak dikelola secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan implementasi metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) sebagai pendekatan sistematis dalam pengelolaan manajemen risiko. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi metode HIRADC dalam pengelolaan manajemen risiko kegiatan lift on lift off container di Depo Kontainer PT XYZ Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan tahapan HIRADC yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko berdasarkan nilai likelihood dan severity, serta penentuan pengendalian sesuai hierarki pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HIRADC telah berjalan cukup efektif. Teridentifikasi 22 potensi bahaya dan 22 risiko, yang terdiri atas 2 risiko rendah (9,09%), 17 risiko sedang (77,27%), dan 3 risiko tinggi (13,64%). Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen perusahaan, ketersediaan SOP, dan penggunaan APD, sedangkan faktor penghambat meliputi kurang optimalnya pengawasan, kepatuhan pekerja terhadap APD, serta konsistensi pelaksanaan prosedur kerja. Output penelitian berupa formulir Operation Level Agreement (OLA) berbasis metode HIRADC sebagai pedoman pembagian tanggung jawab, koordinasi, dan pengendalian risiko pada kegiatan lift on lift off container guna meningkatkan efektivitas pengelolaan manajemen risiko.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efektivitas, HIRADC, Lift On Lift Off, Manajemen Risiko, OLA |
| Subjects: | Economics and Business > Management |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Management |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 03:01 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 03:01 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55878 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
