Prasetyo, Tyara Alfiyahnur and Subhan, Muhammad (2026) DAMPAK BICENTENNIAL FRAMEWORK TAHUN 2021 - 2025 DALAM PEMMBERANTASAN KARTEL NARKOTIKA LINTAS NEGARA TERHADAP HUMAN SECURITY DI AMERIKA SERIKAT DAN MEKSIKO. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Tyara Alfiyahnur Prasetyo_14050122140164_Cover .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Tyara Alfiyahnur Prasetyo_14050122140164_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (247kB) |
|
|
Text
Tyara Alfiyahnur Prasetyo_14050122140164_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (206kB) |
|
|
Text
Tyara Alfiyahnur Parsetyo_14050122140164_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (220kB) |
|
|
Text
Tyara Alfiyahnur Prasetyo_14050122140164_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (113kB) |
|
|
Text
Tyara Alfiyahnur Prasetyo_14050122140164_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (131kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Bicentennial Framework for
Security, Public Health, and Safe Communities dalam menanggulangi kartel
narkotika serta dampaknya terhadap human security di Amerika Serikat dan
Meksiko periode 2021-2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan
menggunakan konsep human security karena perdagangan narkotika sebagai
ancaman keamanan nontradisional. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan
tujuh dimensi human security, yaitu economic security, food security, health
security, environmental security, personal security, community security, dan
political security untuk menganalisis dampak implementasi Bicentennial
Framework secara komprehensif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Bicentennial Framework
berhasil memperkuat kerja sama bilateral melalui peningkatan pertukaran intelijen,
pengawasan prekursor kimia, pelacakan senjata ilegal, dan integrasi pendekatan
kesehatan publik. Kerja sama tersebut berkontribusi pada peningkatan kapasitas
institusional serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kartel
narkotika. Indikasi perbaikan pada dimensi human security terlihat dari penurunan
angka pembunuhan di Meksiko, menurunnya angka kematian akibat overdosis di
Amerika Serikat, serta meningkatnya upaya pencegahan kekerasan dan
penyalahgunaan narkotika. Namun, implementasi Bicentennial Framework masih
menghadapi tantangan berupa adaptasi kartel, fragmentasi kelompok kriminal,
tingginya tingkat kekerasan di beberapa wilayah Meksiko, serta belum optimalnya
dampak pada dimensi keamanan ekonomi dan keamanan pangan. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa implementasi Bicentennial Framework memberikan
kontribusi positif terhadap penguatan human security di Amerika Serikat dan
Meksiko, meskipun efektivitasnya masih bervariasi pada setiap dimensi human
security.
Kata Kunci: Bicentennial Framework, Kartel Narkotika, Human Security,
Amerika Serikat, Meksiko.
123 Hubungan internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 08:44 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 08:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55796 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
