Setiawan, Rendra Bagus (2026) STUDI KOMPARATIF HAMBATAN TOTAL KAPAL NELAYAN PADA VARIASI KECEPATAN DENGAN HALUAN ULSTEIN X-BOW. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TUGAS AKHIR RENDRA bagus setiawan studi komparatif hambatan total - Copy.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER OKE.pdf - Published Version Download (519kB) |
|
|
Text
OKE BAB 1.pdf - Published Version Download (214kB) |
|
|
Text
OKE BAB 2.pdf - Updated Version Download (753kB) |
|
|
Text
OKE BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (302kB) | Request a copy |
|
|
Text
OKE BAB 4 TERBARU.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
OKAY BAB 5.pdf - Published Version Download (126kB) |
|
|
Text
OKE DAFTAR PUSTAKA (3).pdf - Published Version Download (175kB) |
|
|
Text
OKE DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Sektor perikanan tangkap merupakan salah satu pilar utama ketahanan pangan Indonesia,namun efisiensinya terhambat oleh tingginya biaya operasional bahan bakar minyak (BBM) yang mencapai 60% hingga 70% akibat hambatan total kapal konvesional yang besar saat menghadapi gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung, menganalisis, dan mengevaluasi karakteristik hidrodinamika serta nilai Hambatan Total (RT) pada modifikasi desain lambung kapal nelayan trawler yang menggunakan haluan inovatif Ulstein X-Bow pada rentang kecepatan operasional bervariasi. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan simulasi komputasi numerik-empiris menggunakan perangkat lunak Maxsurf Resistance dengan algoritma Holtrop&Mennen, serta divalidasi melalui perhitungan manual berbasis standar International Towing Tank Conference (ITTC) 1957. Objek studi menggunakan kapal berdimensi Panjang garis air (LWL) 63,34 meter dan permukaan basah lambung
(S) sebesar 1139,982 m2 pada variasi kecepatan 10, 12, 14, 16, 18, dan 20 knot.Hasil analisis menunukan bahwa karakteristik pertumbuhan hambatan total ersifat eksponensial (non-linear) seiring meningkatnya bilangan Froude (Fn). Pada Rezim kecepatan rendah hingga sedang (10-14 knot), aliran fluida didominasi oleh gaya viskos (Viscous-dominated flow), dimana hambatan gesek (RF) memegang porsi dominan hingga lebih dari 70% dari hambatan total. Berdasarkan verifikasi manual, pada kecepatan 10 knot (V=5,144 m/s) diperoleh bilangan Reynolds (Rn) sebesar 2,74 x108, koefisien hambatan gesek (CF) -,00181,dan nilai RF sebesar 28,01 kN. Pada kecepatan maksimum 20 knot (V=10,288 m/s), alairan mencapai angka turbulensi tertinggi dengan Rn= 5,48 x 108, CF n=menurun secara logaritmik menjadi 0,00165, namun gaya hambat gesek murni (RF) mencapai titik tertinggi sebesar 102,11 Kn akibat pengaruh kuadrat kecepatan. Implementasi geometri Haluan terbalik (Inverted bow) dengan prinsip wave-piercing pada Ulstein X-bow terbukti secara efektif membelah gelombang secara pasif, meminimalkan separasi aliran (flow separation), dan mereduksi komponen hambatan gelombang (RW) secara signifikan pada kecepatan tinggi (16-20 knot) dibandingkan dengan Haluan konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik hambatan total (RT) lambung Ulstein X-Bow memberikan landasan yang andal bagi estimasi daya efektif mesin (Effective Horse Power/EHP) guna meningkatkan efisiensi bahan bakar operasional kapal nelayan modern.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kapal Nelayan, Ulstein X-Bow, Hambatan Total, Maxsurf Resistance, Metode Holtrop, ITTC 1957. |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Ship Building |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:23 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55736 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
