Syururoh, Lis (2026) Analisis Keberlanjutan Desa Wisata Menggunakan Metode Multidimensional Scaling (Studi Kasus: Desa Wisata Jatirejo Kota Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (539kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (711kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (228kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (260kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Download (5MB) |
Abstract
Pengembangan desa wisata menjadi salah satu strategi dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah. Salah satu desa wisata yang berkembang di Kota Semarang adalah Desa Wisata Jatirejo yang terletak di Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Jatirejo memiliki beragam potensi wisata berbasis masyarakat yang dikembangkan melalui 4 kampung tematik, yaitu kampung Kokolaka, Kambera, Kajera, dan Green Fresh Farm (GFF). Setiap kampung memiliki potensi wisata edukasi, budaya, dan alam yang dikelola oleh masyarakat setempat. Seiring dengan meningkatnya aktivitas kepariwisataan di Desa Wisata Jatirejo, diperlukan adanya evaluasi keberlanjutan untuk memastikan terciptanya keseimbangan antara pelestarian lingkungan, peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan sosial budaya, ketersediaan infrastruktur, dan efektivitas kelembagaan dalam jangka panjang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan Desa Wisata Jatirejo sebagai dasar pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan Multidimensional Scaling (MDS) dengan pendekatan Rap-Tourism pada 5 (lima) dimensi keberlanjutan yaitu ekologi, ekonomi, sosial, infrastruktur, dan kelembagaan.
Hasil analisis menunjukkan dimensi ekologi memiliki nilai indeks keberlanjutan tertinggi yang berada pada kategori berkelanjutan sebesar 78,25%. Sementara itu, dimensi ekonomi (65,22%), dimensi sosial (71,73%), dimensi infrastruktur (55,19%), serta dimensi kelembagaan (65,11%) masih berada pada kategori cukup berkelanjutan. Hasil indeks keberlanjutan ini diperkuat melalui analisis Monte Carlo yang menunjukkan selisih indeks kurang dari 5%, sehingga menunjukkan bahwa model penelitian ini memiliki stabilitas tinggi dalam memproyeksikan status keberlanjutan Desa Wisata Jatirejo. Secara umum, status keberlanjutan Desa Wisata Jatirejo berada dalam kategori cukup berkelanjutan dengan nilai rata-rata kelima dimensi adalah 68,87%. Hasil analisis Leverage menunjukkan bahwa prioritas pengembangan Desa Wisata Jatirejo difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur dan penguatan kelembagaan sebagai prioritas utama, diikuti oleh pengembangan dimensi ekonomi dan sosial, serta pengelolaan dimensi ekologi yang tetap dipertahankan secara berkelanjutan dalam mendukung keberlanjutan Desa Wisata Jatirejo.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | desa wisata Jatirejo, keberlanjutan, pariwisata, MDS |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:19 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55310 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
