Nisa, Khoirun (2026) Arahan Penentuan Lokasi untuk Pengembangan Agroindustri Berbasis Komoditas Unggulan di Kabupaten Grobogan. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (487kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (767kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (354kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (5MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (132kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (114kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kabupaten Grobogan ditetapkan sebagai kawasan strategis pengembangan industri berbasis pertanian dalam RPJMD Provinsi Jawa Tengah. Namun, sebagian besar hasil pertanian masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah komoditas yang dihasilkan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi pengembangan agroindustri berbasis komoditas unggulan di Kabupaten Grobogan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Identifikasi komoditas unggulan dilakukan dengan analisis Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Tipologi Klassen, sedangkan analisis kesesuaian lahan menggunakan skoring pembobotan multikriteria yang dipadukan melalui proses union. Kawasan lindung, kawasan rawan bencana, dan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dieliminasi dari analisis, kemudian hasilnya disesuaikan dengan pola ruang RTRW Kabupaten Grobogan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan yang memiliki keunggulan kompetitif adalah jagung, tembakau rajang, dan tebu. Analisis kesesuaian lahan menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Grobogan didominasi kelas Cukup Sesuai (56,11%), diikuti Sesuai Marginal (23,57%), Sangat Sesuai (20,28%), dan Tidak Sesuai (0,04%). Hasil overlay dengan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) menghasilkan lahan potensial agroindustri seluas 184,34 Ha. Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 40/M-IND/PER/7/2016, Kecamatan Wirosari dan Tanggungharjo memenuhi kriteria pengembangan agroindustri skala besar (≥50 Ha), sedangkan Kecamatan Grobogan, Kedungjati, dan Ngaringan memenuhi kriteria pengembangan agroindustri skala kecil dan menengah (>5 Ha). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pengembangan agroindustri yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Agroindustri, Komoditas Unggulan, Sistem Informasi Geografis (SIG) |
| Subjects: | Engineering Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:06 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54982 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
