Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PENYEBAB KERUSAKAN EVK SEAL TERHADAP KEBOCORAN SISTEM KEKEDAPAN SHAFT PROPELLER

Harsyawardana, Mohammad Apgar Alvaen (2026) ANALISIS PENYEBAB KERUSAKAN EVK SEAL TERHADAP KEBOCORAN SISTEM KEKEDAPAN SHAFT PROPELLER. Diploma thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Tugas Akhir_MOHAMMAD APGAR ALVAEN H -.pdf] Text
Tugas Akhir_MOHAMMAD APGAR ALVAEN H -.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (502kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Published Version

Download (624kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (515kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf - Published Version

Download (468kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf - Published Version

Download (287kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (264kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Sebagai kapal kerja yang mendukung operasional pelabuhanan kapal tunda (tugboat) dituntut memiliki keandalan sistem propulsi yang tinggi guna menjamin keselamatan pelayaran. Kinerja sistem propulsi ini sangat bergantung pada keandalan sistem kekedapan poros (EVK seal) yang berfungsi sebagai pembatas mekanis utama untuk mencegah masuknya air laut ke dalam lambung kapal. Dalam pengoperasiannya komponen ini rentan mengalami kegagalan fungsi yang berujung pada insiden kebocoran air laut ke dalam ruang mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar permasalahan teknis maupun manajerial yang memicu kerusakan dan kebocoran EVK seal pada sistem stern tube berpelumas air serta merumuskan strategi
rekomendasi perbaikannya. Investigasi dilakukan secara komprehensif menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) melalui instrumen Diagram Fishbone dan 5 Whys Analysis. Proses pengumpulan data lapangan meliputi kombinasi metode inspeksi visual komponen, pengujian dimensi mekanis, dan wawancara operasional dengan personel ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan fungsi kedap dan kebocoran bukan disebabkan oleh kesalahan instalasi mekanis ataupun cacat bawaan komponen melainkan akibat kegagalan beruntun yang dipicu oleh karakteristik lingkungan operasi kapal di perairan dangkal. Endapan sedimen lumpur terbukti masuk dan menempel langsung pada area antarmuka (interface) seal sehingga memicu gesekan saat poros berputar. Kondisi ini diperparah oleh membesarnya celah bantalan yang melampaui
ambang batas toleransi klasifikasi BKI sehingga membangkitkan getaran dinamis berlebih pada shaft propeller. Kombinasi antara tegangan mekanis akibat getaran poros dan keausan abrasif dari
partikel lumpur tersebut mendegradasi material penyekat menyebabkan bibir seal mengalami pengerasan dan komponen O-ring sekunder terputus. Melalui analisis 5 Whys, disimpulkan bahwa akar permasalahan fundamental dari insiden ini bermuara pada kelemahan sistem manajemen pemeliharaan yaitu ketiadaan Standard Operating Procedure (SOP) khusus untuk pembilasan (flushing) area poros pasca-operasi di perairan dangkal serta tidak adanya pemantauan parameter suhu dan getaran secara berkala. Sebagai langkah mitigasi penelitian ini merekomendasikan penggantian komponen fisik secara utuh penyusunan SOP flushing pasca operasi serta optimalisasi kedisiplinan Planned Maintenance System (PMS) di kamar mesin.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: EVK Seal, Stern Tube, Shaft Propeller, Root Cause Analysis, Tugboat.
Subjects: Engineering
Divisions: School of Vocation > Diploma in Ship Building
Depositing User: Oktavia Perpus Vokasi
Date Deposited: 30 Jun 2026 05:20
Last Modified: 30 Jun 2026 05:20
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54914

Actions (login required)

View Item View Item