Safitri, Julianti and Hani, Umi (2026) Hubungan Efikasi Diri dengan Kualitas Hidup pada Lansia yang Mengalami Penurunan Fungsi Kognitif di Panti Wreda Kota Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_Cover-Abstrak.pdf Download (506kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (258kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_Daftar Pustaka.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (570kB) |
|
|
Text
22020122140217_Julianti Safitri_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan dapat memengaruhi kemampuan individu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup. Efikasi diri sebagai faktor psikologis berperan dalam membantu lansia beradaptasi terhadap berbagai keterbatasan yang dialami akibat proses penuaan dan penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan efikasi diri dengan kualitas hidup pada lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif di Panti Wreda Kota Semarang. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 105 lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif ringan hingga sedang. Pengumpulan data dikumpulkan menggunakan kuesioner General Self-Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur efikasi diri dan WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman's rho dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebagian besar responden berusia 70–79 tahun (45,7%), berjenis kelamin perempuan (61,9%), berpendidikan SMA (53,3%), dan telah tinggal di panti selama 3 tahun (32,4%). Mayoritas responden mengalami penurunan fungsi kognitif derajat sedang (58,1%). Tingkat efikasi diri responden sebagian besar berada pada kategori sedang (60,0%), sedangkan kualitas hidup mayoritas berada pada kategori baik (58,1%).Hasil uji Spearman's rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,220 dengan nilai p = 0,024 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dengan kualitas hidup pada lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif. Semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki lansia, semakin baik kualitas hidup yang dirasakan. Oleh karena itu, peningkatan efikasi diri perlu menjadi salah satu fokus dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif.
Kata kunci: Efikasi diri, Kualitas hidup, Penurunan fungsi kognitif, Panti wreda
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efikasi diri, Kualitas hidup, Penurunan fungsi kognitif, Panti wreda |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 06:47 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 06:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54850 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
