Putranda, Muhammad Iqbal Dwi and Supratiwi, Supratiwi (2026) Evaluasi Kebijakan Ganjil-Genap di DKI Jakarta: Perspektif MultiStakeholder terhadap Keberlanjutan Kebijakan. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Muhammad Iqbal Dwi Putranda _14010122140203_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Muhammad Iqbal Dwi Putranda _14010122140203_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (498kB) |
|
|
Text
Muhammad Iqbal Dwi Putranda _14010122140203_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Muhammad Iqbal Dwi Putranda _14010122140203_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (349kB) |
|
|
Text
Muhammad Iqbal Dwi Putranda _14010122140203_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (68kB) |
|
|
Text
Muhammad Iqbal Dwi Putranda _14010122140203_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (70kB) |
|
|
Text
Muhammad Iqbal Dwi Putranda _14010122140203_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Kebijakan ganjil-genap merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi
DKI Jakarta dalam mengendalikan kemacetan lalu lintas dan mendorong
penggunaan transportasi umum. Seiring dengan pelaksanaannya, kebijakan ini
menimbulkan berbagai pandangan dari pemerintah, organisasi lingkungan, maupun
masyarakat sehingga diperlukan evaluasi terhadap efektivitas serta keberlanjutan
kebijakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan ganjilgenap di DKI Jakarta berdasarkan perspektif multi-stakeholder serta menganalisis
kelayakan kebijakan tersebut untuk dipertahankan sebagai instrumen pengendalian
lalu lintas. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan
data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri
atas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Greenpeace Indonesia, serta
masyarakat yang terdampak oleh kebijakan ganjil-genap. Analisis data
menggunakan teori kebijakan publik James E. Anderson dan teori evaluasi
kebijakan William N. Dunn yang meliputi aspek efektivitas, efisiensi, kecukupan,
pemerataan, responsivitas, dan ketepatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ganjil-genap cukup efektif
dalam mengurangi volume kendaraan dan kemacetan pada ruas jalan tertentu,
namun belum mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan
pencemaran udara. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya
kepatuhan masyarakat, keterbatasan akses dan konektivitas transportasi umum,
serta adanya sumber pencemaran lain di luar sektor transportasi. Perspektif para
pemangku kepentingan menunjukkan bahwa kebijakan ganjil-genap masih relevan
untuk dipertahankan sebagai instrumen pengendalian lalu lintas, tetapi
implementasinya perlu didukung oleh pengembangan transportasi publik yang
lebih terintegrasi, peningkatan kualitas layanan, penegakan hukum yang konsisten,
serta kebijakan pengendalian pencemaran udara yang lebih komprehensif agar
tujuan kebijakan dapat tercapai secara optimal.
Kata kunci: Evaluasi kebijakan, ganjil-genap, perspektif multi-stakeholder,
keberlanjutan kebijakan, DKI Jakarta.
133 Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 09:10 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 09:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
