Rahma, Eviana and Sudarmiati, Sari (2026) Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Premenstrual Syndrome (PMS) di SMA Mardisiswa dan SMAN 9 Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
1_22020122140172_Eviana Rahma_Halaman Depan.pdf Download (630kB) |
|
|
Text
2_220201221401872_Eviana Rahma_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text
3_22020122140172_Eviana Rahma_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) |
|
|
Text
4_22020122140172_Eviana Rahma_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (420kB) |
|
|
Text
5_22020122140172_Eviana Rahma_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
|
Text
6_22020122140172_Eviana Rahma_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) |
|
|
Text
7_22020122140172_Eviana Rahma_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) |
|
|
Text
8_22020122140172_Eviana Rahma_Daftar Pustaka.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
9_22020122140172_Eviana Rahma_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
10_22020122140172_Eviana Rahma_Skripsi Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang: Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan gangguan kompleks yang ditandai dengan gejala fisik dan emosional yang terjadi secara siklus pada fase luteal siklus menstruasi. Prevalensi PMS di Indonesia sangat tinggi mencapai 70–90% perempuan usia subur. Remaja, khususnya siswi SMA usia 15–18 tahun, merupakan kelompok rentan yang berpotensi mengalami gejala PMS. Kurangnya pengetahuan tentang PMS dapat memengaruhi kemampuan remaja mengenali dan mengelola gejala, berdampak pada aktivitas sehari-hari, prestasi akademik, dan kesehatan mental. Tujuan: Menggambarkan tingkat pengetahuan remaja putri tentang PMS di SMA Mardisiswa dan SMAN 9 Semarang. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 266 responden dipilih menggunakan multistage sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan 30 item yang telah dimodifikasi (Cronbach’s Alpha = 0,743) mencakup enam domain: pengertian, faktor penyebab, gejala fisik, gejala emosional, penanganan, dan pencegahan PMS. Data dianalisis secara univariat dan tabulasi silang. Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (71,1%), diikuti cukup (27,1%), dan kurang (1,9%). Jawaban benar tertinggi terdapat pada domain gejala fisik (rata-rata 232 per item), sementara domain gejala emosional dan faktor penyebab menunjukkan kinerja terendah. Analisis chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, kelas, paparan informasi, dan penghasilan orangtua dengan tingkat pengetahuan (p > 0,05). Kesimpulan: Sebagian besar siswi SMA Mardisiswa dan SMAN 9 Semarang memiliki tingkat pengetahuan baik tentang PMS, meskipun masih terdapat kesenjangan pada pemahaman gejala emosional dan faktor genetik. Edukasi kesehatan reproduksi yang lebih komprehensif direkomendasikan untuk meningkatkan pemahaman pada aspek tersebut.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pengetahuan; premenstrual syndrome; remaja; kesehatan reproduksi |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 04:33 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 04:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54188 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
