Fharametta, Anggarda and Sudarmiati, Sari (2026) Gambaran Tingkat Kecemasan pada Remaja yang Mengalami Sindrom Pramenstruasi di SMA Mardisiswa dan SMA N 9 Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Hal. Depan.pdf Download (522kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Bab I.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (329kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (420kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Daftar Pustaka.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
22020122120016_Anggarda Fharametta_Skripsi Full.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Sindrom pramenstruasi (PMS) merupakan kondisi yang umum terjadi pada remaja putri dan sering disertai gejala psikologis, terutama kecemasan. Gejala kecemasan sering mengganggu rutinitas harian. Akibatnya, banyak remaja putri yang terpaksa mengunjungi UKS dan melewatkan kegiatan pembelajaran, yang secara langsung menurunkan produktivitas belajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kecemasan pada remaja yang mengalami PMS di SMA Mardisiswa dan SMA N 9 Semarang yang berada pada wilayah Banyumanik, Semarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 266 siswi yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified convenience sampling, yaitu memilih responden yang paling mudah dijangkau, tersedia, dan bersedia menjadi sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Premenstrual Syndrome Scale (PMSS) untuk skrining, dan Zung Self-Rating Anxiety Scale (Zung SAS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami gejala PMS dengan tingkat sedang hingga berat, dengan variasi tingkat kecemasan mulai dari normal/ tidak cemas (51,9%), cemas ringan (44,4%), cemas sedang (3,4%), dan cemas berat (1,1%) berat. Gejala kecemasan yang paling dominan adalah mudah marah dan panik, sedangkan gejala fisik yang paling banyak dirasakan adalah tubuh terasa lemah dan mudah lelah. Kecemasan pada remaja dengan PMS dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, dan lingkungan sosial, sehingga diperlukan deteksi dini serta intervensi berbasis sekolah dan peran perawat untuk meningkatkan kemampuan koping untuk mencegah gangguan aktivitas sehari-hari, dan meningkatkan prestasi akademik, serta interaksi sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sindrom Pramenstruasi, Tingkat Kecemasan, Remaja |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 05:42 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 05:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
