Panggabean, Yedija Audina Renata and Pratomo, Muhammad Faiq Adi (2026) EFEKTIVITAS MAGNA CARTA OF WOMEN TERHADAP KEKERASAN SEKSUAL PADA WANITA DI FILIPINA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Yedija Audina Renata Panggabean_14050122140130_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (724kB) |
|
|
Text
Yedija Audina Renata Panggabean_14050122140130_BAB I.pdf - Submitted Version Download (267kB) |
|
|
Text
Yedija Audina Renata Panggabean_14050122140130_BAB II.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Yedija Audina Renata Panggabean_14050122140130_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
Yedija Audina Renata Panggabean_14050122140130_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (135kB) |
|
|
Text
Yedija Audina Renata Panggabean_14050122140130_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (147kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Magna Carta of Women
(MCW) dalam mengatasi kekerasan seksual terhadap perempuan di Filipina serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Penelitian
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksplanatif melalui studi
dokumentasi dan analisis konten terhadap dokumen pemerintah, laporan organisasi
internasional, publikasi akademik, dan data statistik terkait. Analisis dilakukan
menggunakan perspektif Feminisme Liberal Martha Nussbaum melalui konsep
capabilities serta teori kekerasan simbolik Pierre Bourdieu. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa MCW telah mendorong pembentukan kerangka hukum dan
kelembagaan yang lebih komprehensif dalam perlindungan perempuan. Namun,
efektivitas substantifnya masih terbatas karena kekerasan seksual terhadap
perempuan tetap terjadi, tingkat pelaporan masih rendah, dan akses terhadap
perlindungan belum optimal. Penelitian ini menemukan bahwa budaya patriarki dan
machismo menjadi faktor utama yang melemahkan implementasi MCW melalui bias
gender, victim-blaming, ketergantungan ekonomi, dan normalisasi subordinasi
perempuan. Dengan demikian, efektivitas MCW tidak hanya bergantung pada
regulasi formal, tetapi juga pada kemampuan mendorong transformasi budaya yang
mendukung kesetaraan gender.
Kata kunci: Magna Carta of Women, kekerasan seksual, perempuan Filipina,
patriarki, machismo, keamanan gender.
77 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:21 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
