Dimas, Sofia Triananda and Naviati, Elsa (2026) Gambaran Kualitas Tidur pada Balita dengan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Cover_Abstrak.pdf Download (485kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (406kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Bab 6.pdf Restricted to Registered users only Download (138kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Daftar Pustaka.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
22020122130100_Sofia Triananda Dimas_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita dan masih menjadi masalah kesehatan di Kota Semarang. Gejala ISPA seperti batuk, pilek, hidung tersumbat, dan demam dapat menimbulkan ketidaknyamanan yang berpotensi mengganggu kualitas tidur anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada balita dengan penyakit ISPA. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 134 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Children’s Sleep Habits Questionnaire (CSHQ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar balita dengan ISPA mengalami gangguan kualitas tidur yaitu sebanyak 121 balita (90,3%), sedangkan 13 balita (9,7%) tidak mengalami gangguan tidur. Domain tidur yang paling dominan mengalami gangguan adalah bedtime resistance, sedangkan domain dengan nilai terendah adalah sleep-disordered breathing. Rata-rata durasi tidur balita adalah 11,03 jam per hari. Berdasarkan penilaian orang tua atau wali, item pernyataan yang paling sering dianggap bermasalah meliputi anak takut tidur sendiri, gelisah, dan banyak bergerak selama tidur, serta membutuhkan waktu lebih dari 20 menit untuk tidur. Temuan ini menunjukkan bahwa gangguan kualitas tidur merupakan masalah yang umum terjadi pada balita dengan ISPA. Oleh karena itu, pemantauan kualitas tidur perlu menjadi bagian dari penatalaksanaan balita dengan ISPA serta diperlukan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya menjaga kualitas tidur anak selama sakit untuk mendukung proses pemulihan yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ISPA, Balita, Kualitas Tidur, Gangguan Tidur, CSHQ |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 05:39 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 05:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54024 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
