CLAUDIA, Claudia (2026) Interpretasi Struktur Geologi Menggunakan Edge Detection serta Estimasi Kedalaman Moho dari Data Gravitasi WGM2012 di Kalimantan Timur. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Archive (FULL TEXT)
DRAFT SKRIPSI.zip Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (256kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf Download (756kB) |
|
|
Text
5. KATA PENGANTAR.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
9. ABSTRAK.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
10. ABSTRACT.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (255kB) |
Abstract
Kalimantan Timur memiliki kondisi geologi yang kompleks karena
dipengaruhi oleh aktivitas tektonik dan variasi litologi bawah permukaan. Informasi
mengenai struktur geologi bawah permukaan sangat penting untuk memahami
karakteristik geologi regional serta perkembangan struktur kerak bumi di wilayah
tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur geologi di
Kalimantan Timur menggunakan data gravitasi global World Gravity Model 2012
(WGM2012). Metode yang digunakan meliputi analisis Complete Bouguer
Anomaly (CBA) isostatik, analisis spektral menggunakan Radially Averaged Power
Spectrum (RAPS) untuk estimasi kedalaman sumber anomali dan Moho, serta edge
detection, Horizontal Derivative (HD), First Vertical Derivative (FVD), Second
Vertical Derivative (SVD), Analytic Signal (AS), Tilt Derivative (TDR), dan
THETA untuk menegaskan batas struktur geologi. Hasil penelitian menunjukkan
nilai anomali gravitasi berkisar antara 10,40 hingga 63,76 mGal, dengan zona
anomali rendah di bagian tengah–tenggara yang diinterpretasikan sebagai batuan
sedimen berdensitas rendah, serta anomali tinggi di bagian barat laut dan sebagian
selatan yang mengindikasikan batuan berdensitas tinggi. Analisis spektrum
mengidentifikasi sumber anomali pada sumber dangkal 0,62 km, sumber menengah
3,29 km, dan sumber dalam 19,08 km. Filter penajam tepi menunjukkan keberadaan
struktur sesar yang dominan berorientasi barat laut–tenggara dan barat daya–timur
laut, yang mengindikasikan bahwa pola anomali gravitasi di wilayah ini dikontrol
oleh sistem sesar regional.
Kata Kunci : Edge Detection, Gravitasi, Kalimantan Timur, RAPS, Struktur
Geologi, WGM2012
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 04:24 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 04:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
