SETIYANTO, ZAHRAA NASHITA and Njatrijani, Rinitami and Anggayasti, Umaira Hayuning (2026) IMPLEMENTASI KETENTUAN PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP WISATAWAN ATAS RISIKO KECELAKAAN DALAM JASA OUTBOUND STUDI PADA EXPLORE KEMUNING. _104 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_ABSTRAK.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (637kB) |
|
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (569kB) |
|
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (722kB) |
|
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (397kB) |
|
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_DAFPUS.pdf Download (337kB) |
|
|
Text
ZAHRAA NASHITA SETIYANTO_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (525kB) |
Abstract
Perkembangan industri wisata petualangan di Indonesia, khususnya jasa outbound, mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas rekreasi berbasis alam. Kegiatan outbound sebagai aktivitas berisiko tinggi menyimpan potensi kecelakaan yang tidak dapat diabaikan, sebagaimana tercermin pada Explore Kemuning, penyedia jasa outbound di Desa Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang mencatat rata-rata delapan insiden per bulan mulai dari luka ringan hingga kondisi yang memerlukan penanganan medis. Meskipun penyedia jasa telah memberikan penanganan langsung, pengelolaan masih bersifat reaktif dan informal, tanpa kelengkapan administratif seperti izin usaha, SOP tertulis, pemandu bersertifikat, perjanjian dengan wisatawan, maupun dokumentasi insiden.
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tanggung jawab hukum penyedia jasa outbound terhadap kecelakaan wisatawan berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta mengkaji implementasinya dalam praktik di lapangan pada Explore Kemuning. Penelitian menggunakan pendekatan non-doktrinal empiris dengan spesifikasi deskriptif eksplanatif, melalui pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, kuesioner, dan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyedia jasa outbound dikategorikan pelaku usaha yang tunduk pada ketentuan UUPK, khususnya Pasal 7 dan Pasal 19, dengan prinsip tanggung jawab yang lebih tepat dikualifikasikan sebagai presumption of liability daripada strict liability absolut. Namun dalam praktiknya, terdapat kesenjangan signifikan antara norma hukum (law in books) dan pelaksanaan di lapangan (law in action), yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman hukum pelaku usaha, keterbatasan sumber daya finansial, minimnya pengawasan pemerintah daerah, serta kurangnya kesadaran konsumen terhadap hak-haknya.
Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Jasa Outbound, Tanggung Jawab Hukum, Wisata Petualangan, Explore Kemuning
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen, Jasa Outbound, Tanggung Jawab Hukum, Wisata Petualangan, Explore Kemuning |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:45 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
