Azzahra, Fathima (2026) Analisis Business Process Reengineering (BPR) pada Proses Pembuatan Dokumen Pengadaan Fungsi Transport and Logistics PT XYZ Jakarta. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
DRAFT TA Fathima Azzahra.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Cover Fathima Azzahra.pdf - Published Version Download (22MB) |
|
|
Text
bab 1 Fathima Azzahra.pdf - Published Version Download (250kB) |
|
|
Text
bab 2 Fathima Azzahra.pdf - Published Version Download (314kB) |
|
|
Text
bab 3 Fathima Azzahra.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (229kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4 Fathima Azzahra.pdf - Published Version Download (522kB) |
|
|
Text
bab 5 Fathima Azzahra.pdf - Published Version Download (176kB) |
|
|
Text
DRAFT TA IMA dafpus.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text
DRAFT TA IMA lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (379kB) | Request a copy |
Abstract
Di tengah kompleksitas operasional industri minyak dan gas, proses pembuatan dokumen pengadaan yang efisien menjadi faktor penentu kelancaran rantai pasok perusahaan. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah tingginya proporsi aktivitas Non-Value Added (NVA) dalam proses pengadaan, adanya bottleneck pada beberapa titik kritis, serta ketiadaan prosedur dan perjanjian layanan yang terstandarisasi, yang secara keseluruhan mengakibatkan kinerja proses yang tidak efisien dan keterlambatan dalam penyelesaian dokumen pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Business Process Reengineering (BPR) pada proses pembuatan dokumen pengadaan Fungsi Transport and Logistics PT XYZ Jakarta, mengidentifikasi permasalahan yang menghambat efisiensi, serta merancang usulan perbaikan proses. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa proses yang berjalan (as-is process) terdiri dari 12 tahapan dengan 41,7% di antaranya merupakan aktivitas Non-Value Added (NVA), disertai hambatan berupa bottleneck pada tiga titik kritis, duplikasi submit data lintas sistem, pemborosan waktu akibat ketergantungan pada tanda tangan basah dan distribusi dokumen fisik, serta ketiadaan Standard Operating Procedure (SOP) dan Service Level Agreement (SLA) yang terstandarisasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan rancangan to-be process yang mereduksi tahapan dari 12 menjadi 7 tahapan inti melalui eliminasi seluruh aktivitas NVA, penyederhanaan alur persetujuan berbasis nilai transaksi, serta penetapan SLA formal, dengan target cycle time penyelesaian dokumen pengadaan sebesar 5–8 hari kerja.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Business Process Reengineering, dokumen pengadaan, transport and logistics, as-is process, to-be process |
| Subjects: | Economics and Business > Management |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Management |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 08:28 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 08:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53337 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
