Bagaskara, Rama Yoga and Hani, Umi (2026) Hubungan Lama Kepesertaan Prolanis dengan Tingkat Self-Management Pasien Diaebetes Melitus di Lingkungan Puskesmas Padangsari. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_Halaman Depan.pdf Download (886kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (404kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (610kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (644kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (601kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (518kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (374kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020122130083_Rama Yoga Bagaskara_Laporan Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus (DM) menuntut pengelolaan mandiri yang optimal untuk mencegah komplikasi kronis, yang difasilitasi oleh Pemerintah Indonesia melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS). Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kepesertaan PROLANIS dengan tingkat self-management pasien DM di lingkungan Puskesmas Padangsari. 96 responden dari 576 total populasi pasien DM di Puskesmas Padangsari yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi pasien DM tipe 2 berusia ≥45 tahun, telah terdiagnosis DM dan menjadi anggota PROLANIS > 6 bulan, serta memiliki fungsi kognitif yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama kepesertaan responden adalah 96,86 bulan dengan tingkat kepatuhan minum obat yang tinggi (90,6%), namun kemampuan monitoring gula darah mandiri mayoritas berada pada kategori rendah (92,7%). Berdasarkan uji korelasi Spearman Rank, secara statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama kepesertaan PROLANIS dengan total tingkat self-management (p = 0,084), namun ditemukan hubungan signifikan yang lemah dengan arah positif pada domain pola makan (p=0,022; r=0,233). Simpulan penelitian ini adalah durasi kepesertaan secara administratif belum menjamin peningkatan seluruh aspek perawatan mandiri, sehingga direkomendasikan adanya evaluasi strategi intervensi oleh Puskesmas, khususnya pada aspek aktivitas fisik, monitoring gula darah, dan perawatan kaki melalui pendampingan individu yang lebih intensif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, PROLANIS, Self-Management |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 06:36 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 06:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53297 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
