TRISNAYUNY, ALBY ALEVIA and Silviana, Ana and Dewi, I Gusti Ayu Gangga Santi (2026) AKIBAT HUKUM MEMBELI TANAH HAK MILIK BERDASARKAN PADA PERJANJIAN NOMINEE (Studi di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali). _010 Agraria 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (706kB) |
|
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_ABSTRAK.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) |
|
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (200kB) |
|
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (219kB) |
|
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (15kB) |
|
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_DAFPUS.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
ALBY ALEVIA TRISNAYUNY_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kepemilikan Hak Milik atas tanah di Indonesia hanya dapat dimiliki oleh warga negara Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). Namun, dalam praktiknya masih ditemukan penggunaan perjanjian nominee oleh warga negara asing untuk menguasai tanah Hak Milik dengan meminjam nama warga negara Indonesia, khususnya di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keabsahan perjanjian nominee, akibat hukum yang timbul, serta perlindungan hukum bagi para pihak dalam kepemilikan tanah Hak Milik di Kabupaten Gianyar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan socio-legal dengan spesifikasi penelitian evaluatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Notaris, pejabat Kantor Pertanahan, dan akademisi, serta didukung dengan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian nominee batal demi hukum karena bertentangan dengan Pasal 21 ayat (1) dan Pasal 26 ayat (2) UUPA serta tidak memenuhi syarat sebab yang halal dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Akibat hukumnya, perjanjian tidak memiliki kekuatan hukum mengikat dan menimbulkan ketidakpastian hukum bagi para pihak. Perlindungan hukum bagi para pihak dalam perjanjian nominee masih terbatas. Warga negara Indonesia sebagai nominee memperoleh perlindungan formal karena namanya tercantum dalam sertipikat, sedangkan warga negara asing tidak memperoleh perlindungan hukum yang kuat karena hukum Indonesia tidak mengakui kepemilikan Hak Milik atas tanah oleh warga negara asing. Notaris memperoleh perlindungan hukum sepanjang menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Jabatan Notaris dan prinsip kehati-hatian.
Kata kunci: perjanjian nominee, hak milik atas tanah, akibat hukum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perjanjian nominee, hak milik atas tanah, akibat hukum. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:12 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 04:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53237 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
