Ramaniya, Nisrina (2026) KRISIS IDENTITAS TOKOH RAY DALAM ANIME YAKUSOKU NO NEVERLAND KARYA KAIU SHIRAI KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA 白井カイウ作の『約束のネバーランド』におけるレイというアイデンテ ィティの危機:文学心理学的考察. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SJ1022 Nisrina ramaniya_skripsi full lengkap ok_1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SJ1022 Nisrina ramaniya_skripsi full lengkap ok_2.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
SJ1022 Nisrina ramaniya_skripsi full lengkap ok_3.pdf Download (512kB) |
|
|
Text
SJ1022 Nisrina ramaniya_skripsi full lengkap ok_4.pdf Download (382kB) |
|
|
Text
SJ1022 Nisrina ramaniya_skripsi full lengkap ok.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Ramaniya, Nisrina. 2026. Krisis Identitas Tokoh Ray dalam Anime The
Promised Neverland Yakusoku no Neverland Karya Kaiu Shirai Kajian Psikologi
Sastra. Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang. Universitas Diponegoro,
Semarang. Skripsi, Dosen Pembimbing Nur Hastuti, S.S., M.Hum.
Penelitian ini membahas krisis identitas yang dialami tokoh Ray dalam
anime Yakusoku no Neverland Season 1 dengan fokus pada dinamika psikologis
yang terbentuk akibat tekanan lingkungan, konflik moral, dan pengalaman
traumatis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur naratif serta
mengidentifikasi dan menjelaskan krisis identitas tokoh Ray berdasarkan teori
perkembangan psikososial Erik Erikson dan klasifikasi emosi David Krech.
Penelitian ini menggunakan metode analisis sosiologi sastra untuk menganalisis
hubungan antara lingkungan sosial dan perkembangan psikologis tokoh dalam
cerita. Metode penyajian data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif,
sedangkan metode pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka. Pendekatan
psikologi sastra digunakan untuk mengkaji kondisi kejiwaan tokoh, sedangkan
analisis struktur naratif mengacu pada teori Himawan Pratista yang meliputi
hubungan naratif ruang, waktu, dan struktur tiga babak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur naratif Yakusoku no
Neverland Season 1 terdiri dari beberapa ruang utama seperti Grace Field House,
perpustakaan, hutan, dan ruang rahasia yang mendukung perkembangan konflik,
dengan alur waktu linear yang disertai kilas balik, serta struktur tiga babak yang
meliputi tahap persiapan, konfrontasi, dan resolusi. Berdasarkan analisis psikologi
sastra, tokoh Ray mengalami krisis identitas pada tahap identity vs. role confusion
yang ditandai dengan konflik peran sebagai korban, pengkhianat, dan penyelamat.
Dari tujuh klasifikasi emosi menurut David Krech, tokoh Ray menunjukkan
6 dari keseluruhan kategori emosi yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam,
menghukum diri sendiri, kesedihan, kebencian, dan cinta. Emosi-emosi tersebut
muncul melalui berbagai tindakan dan dialog yang merepresentasikan konflik batin
Ray, terutama kecenderungan menghukum diri sendiri dan pengorbanan diri
sebagai bentuk penyelesaian konflik internal. Dengan demikian, krisis identitas Ray
terbentuk melalui interaksi antara tekanan lingkungan yang ekstrem, relasi
interpersonal, serta dinamika emosi yang kompleks.
Kata kunci: psikologi sastra, naratif film, krisis identitas, klasifikasi emosi,
Yakusoku no N
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | psikologi sastra, naratif film, krisis identitas, klasifikasi emosi, Yakusoku no Neverland |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 04:05 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 04:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52806 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
