MAGHFIRA, AYUDYA DEVI and Marjo, Marjo and Aidi, Zil (2021) PERAN MEDIATOR HAKIM DALAM PELAKSANAAN MEDIASI PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI TANGERANG. _002 ACARA 2021. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (275kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_ABSTRAK.pdf Download (6kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (110kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (247kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (124kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_DAFPUS.pdf Download (97kB) |
|
|
Text
Ayudya Devi Maghfira_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Proses mediasi perkara perdata di pengadilan bukan merupakan sesuatu hal yang baru. Mediasi telah diatur dalam Pasal 130 HIR dan Pasal 154 RBg yang secara eksplisit memberikan kewajiban bagi hakim untuk mendamaikan para pihak yang bersengketa. Hakim pemeriksa perkara dan hakim yang ditunjuk sebagai mediator wajib membantu para pihak dalam menyelesaikan sengketanya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran mediator hakim dalam pelaksanaan mediasi perkara perdata di Pengadilan Negeri Tangerang, selanjutnya untuk mengetahui hambatan bagi mediator hakim dalam pelaksanaan mediasi perkara perdata di Pengadilan Negeri Tangerang dan untuk menemukan langkah yang ditempuh untuk mengatasi hambatan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif
analitis. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah dengan metode kualitatif.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tugas hakim di pengadilan tidak hanya terbatas sebagai pemeriksa perkara
saja, namun di lain kesempatan dapat sebagai mediator dalam proses mediasi. Pada pelaksanaan mediasi di Pengadilan Negeri terdapat beberapa hambatan yang dialami oleh mediator hakim, sehingga pelaksanaan mediasi dirasakan kurang maksimal. Hambatan tersebut diantaranya disebabkan oleh faktor internal (mediator hakim itu sendiri) dan faktor eksternal (para pihak). Faktor internal yang dimaksud adalah mediator hakim merasa keterbatasan waktu, keterbatasan jumlah hakim, dan keterbatasan tempat karena mediator hakim tidak dapat melaksanakan mediasi di luar pengadilan. Sementara faktor eksternal yang dirasakan adalah agak sulitnya menganalisis para pihak yang tidak beritikad baik, para pihak yang diwakilkan oleh kuasa hukumnya, kuasa hukum para pihak yang mendesak agar kliennya tidak berdamai, dalam pelaksanaan mediasi tidak ada yang hadir, dan para pihak yang mempunyai sifat egois dan gengsi yang tinggi.
Kata Kunci: Perkara Perdata, Pengadilan Negeri, Mediasi, Mediator Hakim
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkara Perdata, Pengadilan Negeri, Mediasi, Mediator Hakim |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | fahimah FH |
| Date Deposited: | 09 Mar 2022 01:26 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 01:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/5264 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
