Victoria, Maria and Budiharto, Budiharto and Mahmudah, Siti (2018) AKIBAT HUKUM DALAM HAL TERJADI GAGAL BAYAR PADA KREDIT SINDIKASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN TOL SEMARANG-SOLO OLEH DEBITUR_011 DAG 2018. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Suplemen.pdf Restricted to Repository staff only Download (398kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (236kB) |
Abstract
Pembangunan Infrastruktur jalan tol Semarang-Solo memerlukan dana yang besar, maka salah satu sumber pendanaan yang dapat dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan perbankan melalui pemberian kredit, namun jumlah kredit yang dibutuhkan untuk pembangunan melebihi Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Dengan adanya batas maksimum tersebut maka bank harus melakukan kerjasama dengan bank lain dalam memberikan kredit. Sistem kredit tersebut adalah dalam bentuk sindikasi atau yang dikenal dengan kredit sindikasi. Kredit sindikasi yang diberikan menimbulkan hubungan hukum antara Debitur dan Para Kreditur sehingga jika pihak Debitur lalai dalam menjalankan kewajibannya dalam hal ini gagal bayar, maka akan timbul sebuah akibat hukum bagi Debitur.
Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana pelaksanaan kredit sindikasi dalam pembangunan Infrastruktur jalan Tol Semarang-Solo oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) serta akibat hukum jika terjadi gagal bayar dalam pelaksanaan kredit sindikasi pembangunan Infrastruktur jalan Tol Semarang-Solo oleh Debitur.
Penulisan Hukum ini menggunakan metode yuridis normatif melalui studi dokumen dan kontrak kredit sindikasi serta melakukan penelitian terhadap beberapa pasal yang terdapat di dalam undang-undang dan membandingkannya dengan teoriteori serta hukum yang berlaku saat ini.
Hasil dari penelitian ini adalah tahapan dalam pelaksanaan kredit sindikasi mulai dari terbentuknya para kreditur yang melakukan sindikasi untuk pembiayaan, serta penunjukkan agen yang menjadi pelaksana tugas dari para kreditur, penentuan jumlah dan tahapan pemberian kredit, jangka waktu
kredit, tata cara dan syarat penarikan kredit, sampai pada pembayaran kembali kredit oleh Debitur kepada Para Kreditur telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan tercantum secara jelas dalam Perjanjian Kredit Sindikasi. Jika terjadi gagal bayar oleh Debitur terdapat akibat hukum dalam Perjanjian Kredit Sindikasi Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol Semarang-Solo yaitu segala harta kekayaan Debitur, baik yang bergerak maupun tidak bergerak seperti pengalihan hak konsesi pengusahaan jalan tol ruas Semarang-Solo dalam bentuk cessie, serta harta yang sudah ada maupun yang akan ada dikemudian hari yaitu seluruh pendapatan tol dieksekusi oleh Para Krediturmelalui Agen Jaminan.
Kata Kunci: Kredit Sindikasi, Jalan Tol, Gagal Bayar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kredit Sindikasi, Jalan Tol, Gagal Bayar. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | fahimah FH |
| Date Deposited: | 08 Mar 2022 07:27 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 09:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/5258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
